Komunitas Onthelis, Hapus Stigma Sepeda Tua Hanya Milik Kaum Sepuh - Mabur.co

Komunitas Onthelis, Hapus Stigma Sepeda Tua Hanya Milik Kaum Sepuh

Mabur.co- Kawasan bersejarah Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu (17/5/2026) mendadak berubah menjadi lautan sepeda tua pada akhir pekan ini.

Ribuan pencinta sepeda onthel dari berbagai penjuru tanah air berkumpul di halaman Benteng Vredeburg yang telah dipadati oleh para peserta gowes yang kompak mengenakan busana jadul (zaman dulu), mulai dari pakaian ala pejuang kemerdekaan, pakaian adat, hingga gaya retro era 1970-an.

Para pesepeda dengan kostum unik, mulai dari baju adat hingga seragam ala pejuang tempo dulu, tampak bersiap mengayuh pedal besi tua mereka.

Rute yang dilewati pun tak main-main, start dari Benteng Vredeburg, menyusuri Jalan Panembahan Senopati menuju Tugu Pal Putih, lalu membelah keramaian Malioboro sebelum kembali ke garis finis.

Hapus Stigma Sepeda Tua Milik Kaum Sepuh

Ketua Umum KOSTI, Purnomo, mengatakan, kegiatan ini tak hanya sekadar berkeliling mengitari titik-titik ikonik Yogyakarta. Ia ingin membawa misi besar yakni menghapus stigma bahwa sepeda tua hanya milik kaum sepuh.

“Kita punya program Onthel Masuk Kampus dan Onthel Masuk Sekolah. Di beberapa daerah seperti Jember dan Probolinggo itu sudah jalan,” katanya, saat ditemui mabur.co.

Purnomo mengatakan, di antara sepeda yang ditunggangi, terdapat koleksi yang diproduksi di bawah tahun 1900, meski mayoritas yang digunakan adalah keluaran tahun 1930-1950-an.

“Mulai dari tipe Heren (laki-laki) hingga Dames (perempuan), serta jenis langka seperti sepeda tandem versi lama dan BSA Airborne yang dulu merupakan sepeda perang,” katanya.

Risqi Amrulloh, Koordinator Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya KORMI, menyebut, KOSTI sebagai salah satu induk organisasi yang paling aktif memberikan aura positif bagi masyarakat.

“Kalau kita lihat pawai KOSTI, kita ikut senang. Aura positifnya tidak hanya dirasakan yang mengayuh saja, tapi juga warga yang menonton. Ini bagian dari menjaga budaya sekaligus menyehatkan masyarakat tanpa batasan usia,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *