Sulitnya Memperoleh Pendanaan Acara Seni Saat Waktu Mepet

3 Min Read
Man in a black t-shirt speaking into a handheld microphone at a panel or presentation, with a yellow flag and a projector screen behind him.
Direktur Artistik ARTJOG, Heri Pemad. (Foto: Kanal YouTube ARTJOG)

Mabur.co – Dalam menyelenggarakan sebuah acara seni (seperti ARTJOG) butuh perencanaan yang begitu matang dan dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, agar pelaksanaannya bisa terselesaikan dengan baik, dan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya.

Terlebih dalam hal pendanaan, sebuah event seni harus memastikan setiap dana yang dikeluarkan benar-benar sesuai dengan peruntukannya, dan tidak mengalami kekurangan untuk pos-pos tertentu.

Hanya saja, tidak semua event bisa memperoleh pendanaan begitu saja. Banyak perjuangan yang harus dilalui oleh berbagai pihak, termasuk menjelang pelaksanaan hari-H.

Karena memang aspek yang satu ini butuh strategi dan eksekusi yang benar-benar matang dan terstruktur, agar penggunaannya sejalan dengan kepentingan semua pihak.

Harus Pandai Melobi Sponsor

Bagi seorang Heri Pemad, yang merupakan pendiri sekaligus Direktur Pelaksana dari event ARTJOG, mencari pendanaan untuk event memang harus pandai-pandai dalam melakukan lobi, agar pihak sponsor bersedia membantu dan mensukseskan acara yang ingin diselenggarakan.

“Ini urusannya sangat erat dengan jejaring, ya. Soalnya kalau kita lobi pakai figur tertentu mungkin bisa tembus, gitu. Jadi niatannya (kehadiran sosok tertentu) adalah untuk mencari sponsor (untuk mendanai sebuah event seni). Salah satu opsinya ada di perusahaan BUMN, seperti Pertamina, BRI, Himbara, dan lain-lain,” ungkap Heri Pemad, dalam sesi diskusi bertajuk “Seni dan Kekuasaan” yang berlangsung di kampus Universitas Sanata Dharma (USD), belum lama ini.

Menurut Heri, jika menggunakan cara-cara formal (dalam melobi pihak BUMN), kemungkinan besar jalurnya sudah pasti tertutup. Untuk itu, pihaknya benar-benar mengusahakan adanya “jalur tambahan” agar kesepakatan bisa dicapai dengan lebih mudah.

Perlu Bantuan Figur Tertentu

“Kalau kita usaha sendiri (untuk mencari sponsor tanpa bantuan figur tertentu) ya cuma dapat satu saja. Itu pun nilainya sangat kecil (untuk mendanai event sebesar ARTJOG). Dan ketika mendapat bantuan dari sosok yang dipercaya oleh BUMN tersebut, akhirnya kita bisa dapat dua (sponsor tambahan) yang cukup besar, yakni dari BRI dan juga Pertamina,” tambah Heri.

Masalah pun tidak berhenti sampai di sana, sekalipun pendanaan untuk event tahun ini sudah tercapai. Karena menurut Heri, pihaknya sudah harus langsung memikirkan hal yang sama (urusan pendanaan) untuk event yang sama pada tahun-tahun mendatang, agar kejadian yang sama tidak perlu terulang lagi, dan masalah ini bisa beres jauh sebelum hari-H pelaksanaan acara. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar