Mabur.co – Pembalap Moto3 World Championship asal Gunungkidul, DIY, Veda Ega Pratama, sukses meraih posisi pertama dalam sesi Practice (latihan resmi) pada seri Moto3 Jerman, yang berlangsung di sirkut Sachsenring, Jumat (10/7/2026).
Veda mencatatkan waktu 1 menit 25,848 detik, unggul 0,008 detik saja dari peringkat kedua, yang dihuni oleh pembalap asal Spanyol, Joel Esteban.
Hasil ini otomatis membawa pembalap Honda Team Asia tersebut langsung melangkah ke kualifikasi kedua (Q2) pada Sabtu besok, dan bersiap memperebutkan Pole Position di balapan utama Moto3 Jerman, yang akan berlangsung pada Minggu pagi (12/7/2026) waktu setempat.
Pada sesi Free Practice 1 yang dilangsungkan beberapa jam sebelumnya, Veda masih tampak kesulitan menaklukkan sirkuit Sachsenring, dan hanya sanggup bertengger di urutan ke-23, dari total 25 pembalap yang berpartisipasi.
Ukir Rekor Tersendiri
Meskipun hanya sesi Practice di hari Jumat, keberhasilan Veda menyabet P1 (posisi satu) di Sachsenring tetap mengukir rekor tersendiri bagi pembalap Indonesia.
Veda menjadi pembalap Indonesia kedua yang berhasil memuncaki salah satu sesi di ajang Grand Prix (Moto3, Moto2, MotoGP), setelah seniornya, Mario Aji, yang pernah memuncaki sesi Free Practice 2 pada Moto3 Portugal di sirkuit Portimao tahun 2022 lalu, dalam kondisi trek basah.

Dikutip dari laman resmi MotoGP, Jumat (10/7/2026), Veda mengaku siap bertarung habis-habisan untuk memperebutkan posisi start teratas pada sesi Q2 Sabtu besok (11/7/2026), agar memudahkannya bersaing di barisan terdepan pada balapan hari Minggu, dan berusaha memperoleh hasil terbaik bagi dirinya dan juga tim Honda Team Asia di ajang Moto3.
Selain itu, Veda juga bertekad untuk tampil lebih konsisten lagi dalam setiap sesi yang dijalaninya di ajang Moto3 tahun ini. Mengingat ia kadang tampil bagus, tapi juga cukup sering berada di posisi bawah, sehingga membuatnya kesulitan melewati akhir pekan balap dengan maksimal.
Termasuk yang dialaminya di seri Belanda beberapa waktu lalu, yang membuatnya harus mengakhiri balapan lebih cepat.
Dengan menemukan ritme balap yang konsisten di setiap sesinya, Veda berharap mampu meraih posisi yang lebih baik di setiap seri yang dijalaninya, sambil mengintip peluang untuk kembali memperebutkan posisi podium (setelah Moto3 Brazil), atau bahkan kemenangan perdana.
Suatu pencapaian yang belum pernah diraih oleh satu pun pembalap Indonesia di ajang Grand Prix sampai saat ini. (*)

