Sultan Resmikan Gedung Baru BKD DIY, Harapkan Pelayanan Prima bagi Seluruh Pegawai

3 Min Read
Group of five people standing on a red carpet in a modern building lobby, wearing batik outfits for a formal photo.
Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta jajaran BKD DIY melakukan foto bersama di depan gedung baru BKD DIY (Foto: kanal YouTube Humas Jogja)

Mabur.co – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, resmi membuka gedung baru bagi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di wilayah Pemerintah Daerah (Pemda) provinsi DIY, Jumat (7/8/2026).

Berlokasi di Jl. Kyai Mojo No. 56, Kapanewon Tegalrejo, Kota Yogyakarta, kantor BKD DIY yang baru ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan ASN di wilayah DIY.

Gedung ini sejatinya merupakan proyek multi years yang sudah dilaksanakan pada 2023 hingga 2024 lalu, yang digarap oleh PT Aulia Multi Sarana, dan diawasi oleh PT Retrasindo Konsultan Indonesia, dengan nilai kontrak mencapai Rp68 miliar.

Kantor baru BKD DIY ini memiliki luas sebesar 8.289 m2, yang terdiri dari unit gedung BKD DIY, dan balai PKP, masing-masing memiliki empat buah lantai.

Pembangunan gedung ini juga menerapkan konsep gedung hijau (green building), yang dirancang sebagai bangunan ramah lingkungan, hemat energi, dan menyehatkan bagi siapa pun penghuninya (pegawai BKD DIY dan seluruh tamu yang berkunjung di dalamnya).

Ketua BKD DIY, Hary Setiawan, mengaku bahwa gedung ini sangat penting untuk menunjang kinerja kepegawaian di lingkungan Pemda DIY, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada rakyat, agar sesuai dengan cita-cita dan amanah konstitusi.

“Badan Kepegawaian Daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada kepegawaian, dalam mendukung pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintah di Pemda DIY,” ungkap Hary Setiawan, seperti dilansir dari kanal YouTube Humas Jogja, Jumat (7/8/2026).

Tanggung Jawab Moral kepada Masyarakat

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian gedung BKD DIY ini hendaknya tidak dimaknai secara seremonial belaka, melainkan sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab para pegawai terhadap masyarakat, yang harus semakin baik dan profesional ke depan.

“Ada pertanyaan lama, yang mesti harus kita ajukan kembali, setiap kali kita meresmikan sebuah gedung baru. Bukan tentang seberapa kokoh temboknya, melainkan tentang siapa yang nantinya akan menjalani hidup di dalamnya, dan kelak akan menjadi apa mereka setelah ada di sana.

Mengabdi kepada negara bukanlah hal yang mudah, mengabdi (kepada negara) menuntut kepekaan, membaca keadaan, dan kesantunan bertindak, yang terpenting adalah kesetiaan yang lahir dari nurani, bukan dari rasa takut semata,” ucap sang Ngarsa Dalem di kesempatan yang sama.

Meski baru saja diresmikan, namun gedung ini sejatinya telah digunakan sejak awal tahun ini, dengan pengadaan interior baru yang masih dilaksanakan secara bertahap.

Sementara untuk saat ini, seluruh fasilitas maupun sarana-prasarana yang digunakan di kantor baru masih merupakan peralatan lama, yang berasal dari kantor BKD DIY sebelumnya, yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman No. 5, Kota Yogyakarta. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar