Mabur.co – Ada banyak cara dilakukan masyarakat untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Seperti dilakukan sejumlah pelaku usaha batik di kawasan sentra batik Gulurejo, Lendah, Kulon Progo ini.
Salah satu produsen batik, yakni Sembung Batik bahkan membuat kain batik sepanjang 8,1 meter bertema kemerdekaan sebagai kado untuk Indonesia.
Panjang kain tersebut sengaja disesuaikan dengan usia kemerdekaan Indonesia yang genap 81 tahun pada 17 Agustus 2026.
Karya batik tersebut mengusung tema “Merajut dan Membangun Kebhinekaan Indonesia” dengan ornamen Garuda emas sebagai salah satu elemen utama.
Waktu Satu Bulan Biaya Rp8 Juta
Pembuatan kain batik berukuran raksasa ini bahkan membutuhkan waktu sekitar satu bulan dengan biaya mencapai Rp8 juta.
Meski memiliki panjang 8,1 meter, proses pembuatannya tetap menggunakan tahapan membatik seperti biasa. Dimulai dari pembuatan motif dan pola, pembubuhan malam, hingga proses pewarnaan.
Perajin Sembung Batik, Bayu Permadi, mengatakan, karya tersebut dibuat sebagai persembahan untuk memperingati Hari Kemerdekaan sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan.
“Kita dari Sembung Batik ingin memberi satu kado spesial untuk hari kemerdekaan Republik Indonesia yang tepatnya pada 17 Agustus 2026 ini. Kita bikin karya 8,1 meter dengan tema merajut membangun kebhinekaan dan juga kebersamaan masyarakat Indonesia,” kata Bayu, Jumat (14/8/2026).

Menurut Bayu, karya tersebut juga menjadi ajakan agar masyarakat tidak mudah saling menyalahkan dan menuduh di tengah perbedaan.
Ia berharap di momen kemerdekaan ini, Indonesia tetap bersatu, makmur, dan maju. Pesan tersebut disampaikan melalui batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.
“Apa pun situasi yang ada saat ini, kita akan kemas dalam sebuah karya warisan budaya Republik Indonesia yaitu sebuah batik,” ujarnya.
Mendapat Apresiasi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo
Karya batik tersebut turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengatakan karya tersebut menunjukkan semangat masyarakat dalam menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia.
“Hari ini kami hadir di Sembung Batik ini. Tentunya kita mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh perajin batik. Pada hari ini mereka bersemangat menyongsong hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” kata Ambar.
Menurutnya, karya tersebut membawa harapan agar Indonesia menjadi negara yang hebat, berdaulat, adil, dan makmur.
Bagi Sembung Batik, kemerdekaan tidak hanya bisa dirayakan melalui upacara dan perlombaan. Semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui karya sekaligus upaya menjaga warisan budaya.
Melalui karya batik kemerdekaan ini, Sembung Batik ingin menunjukkan bahwa batik tidak hanya menjadi produk budaya, tetapi juga dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan kebangsaan kepada siapa saja.
