Kalurahan Jagalan Hidupkan Lagi Potensi Budaya yang Tersembunyi

2 Min Read
Lurah Jagalan, Drs. Kaharuddin Noor (tiga dari kiri), usai mendapatkan SK Kalurahan Rintisan Desa Budaya. (Dok. Pribadi)

Mabur.co – Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki  beragam potensi alam dan seni budaya.

Potensi-potensi itu tentu harus dikembangkan agar dapat membawa dampak positif bagi industri pariwisata. Tidak dapat dipungkiri bahwa provinsi ini memiliki segudang peninggalan seni dan budaya yang memiliki keindahan dan daya tarik di masing-masing kabupaten, sehingga banyak wisatawan domestik maupun luar negeri yang ingin menikmati keindahan alam, seni, dan budaya.

Lurah Jagalan, Drs. Kaharuddin Noor, mengatakan, terkait dengan status Kalurahan Rintisan Desa Budaya maka Kalurahan Jagalan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, masuk urutan ketiga.

Aset Sejarah Tak Ternilai

Latar belakang rintisan ini memang Kalurahan Jagalan tidak lepas dari sejarah yang telah ada. Di Kalurahan Jagalan pula diketahui banyak budaya, peninggalan-peninggalan bersejarah yang merupakan aset tak ternilai.

“Kalau berbicara mengenai misalnya kawasan Kotagede tidak bisa lepas dari Kalurahan Jagalan ini. Karena kawasan Kotagede memang pendukung utama Kalurahan Jagalan,” ucapnya, Minggu (16/8/2026).

Kaharuddin menuturkan, pada 2026 ini, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul membuka lebar pengajuan Kalurahan Rintisan Desa Budaya.

“Kami pun mengajukan proposal dan setelah dievaluasi bisa lolos. Artinya budaya yang berkembang selama ini misalnya nawusendang, pasar lawas, dan lain-lain sudah terakui,” katanya.

Kaharuddin menjelaskan pula, untuk persiapan pengajuan status menjadi Kalurahan Rintisan Desa Budaya tersebut sudah menyiapkan dan mengumpulkan dari beberapa bidang penilaian.

Yaitu ada kesenian, kebudayaan, kuliner, dan pariwisata. Sejumlah unsur itu ternyata bisa memenuhi syarat.

“Hanya kesulitan memang yang menyangkut permainan anak-anak. Kami sulit dokumentasinya,” ungkapnya.

Ke depan, menurut Kaharuddin pula, diberi target satu tahun. Untuk mempersiapkan lebih lanjut tentang program yang dijalankan.

“Kami juga nanti akan susun lagi strateginya. Termasuk dalam penganggaran. Karena kita ketahui untuk penganggaran tahun ini memang benar-benar minim. Karena dana yang dikelola di kalurahan sangat terbatas,” katanya. ***

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar