Mabur.co – Warga Padukuhan Dobangsan, Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo punya tradisi unik setiap menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya.
Setiap memasuki bulan Agustus, warga dusun ini biasanya akan memasang ribuan bendera merah putih di sepanjang jalan masuk dusun mereka.
Bendera merah putih ini dipasang di kiri dan kanan jalan dusun hingga nampak menghiasi sepanjang kawasan area persawahan milik warga.
Pemandangan ini pun sudah begitu dikenal di Kulon Progo bahkan hingga ke berbagai daerah lainnya seiring banyak pemberitaan di berbagai media.
Selain menjadi cara untuk menyambut HUT kemerdekaan, pemasangan ribuan bendera ini juga menunjukkan semangat gotong royong dan kecintaan warga Dobangsan pada Indonesia.
Menggunakan Tiang Bambu
Bendera merah putih ini biasa dipasang menggunakan tiang bambu yang berdiri berjarak sekitar tiga meter satu sama lain.
Pemasangan bendera dilakukan secara gotong royong dan bersama-sama oleh seluruh warga dusun. Saat bapak-bapak dan pemuda memasang bendera, ibu-ibu rumah tangga biasanya akan menyediakan snack dan minuman untuk mereka.
Tradisi memasang ribuan bendera ini telah berlangsung sejak 2019 lalu dan terus berlanjut setiap tahunnya hingga saat ini.
Warga mengaku memasang ribuan bendera ini untuk membuat suasana kampung lebih meriah dan semarak di momen HUT Kemerdekaan sekaligus membuat sesuatu yang berbeda di kampung mereka.
Dibeli Swadaya
Salah seorang warga Dobangsan, Armand, menyebut seluruh bendera merah putih itu dibeli secara swadaya oleh warga dengan cara patungan.
“Tiap RT biasanya akan patungan seikhlasnya. Dana itu kemudian digunakan untuk membeli bendera. Awalnya hanya beberapa saja. Tapi semakin lama jumlah bendera semakin banyak setiap tahunnya,” katanya, Minggu (16/8/2026).
Tak hanya warga yang tinggal di Dobangsan, tak sedikit pula warga perantauan yang sedang bekerja di luar daerah juga turut andil menyumbang uang untuk keperluan pemasangan bendera ini.
Hal ini menunjukkan kepedulian dan semangat persatuan seluruh warga untuk menghias dusun mereka.
Keberadaan ribuan bendera ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun pengguna jalan. Terlebih dusun ini berada di jalur vital yang menghubungkan Kota Wates dengan Kapanewon Panjatan sehingga mudah terlihat dari jalan utama.
Sebagian warga dari berbagai wilayah bahkan sengaja datang untuk berfoto atau berjalan-jalan menikmati suasana persawahan yang dihiasi bendera merah putih di Dusun Dobangsan ini setiap pagi atau sore hari.
Selain memasang bendera untuk mempercantik lingkungan, warga biasanya juga akan menggelar upacara bendera di kawasan ini tepat saat HUT Kemerdekaan 17 Agustus dilaksanakan.
Tradisi yang telah berjalan selama bertahun-tahun ini pun menjadi warna tersendiri sekaligus menunjukkan semangat dan kecintaan warga terhadap bangsa dan negaranya.
