Mabur.co- Guna membantu penanganan korban gempa yang mengguncang wilayah NTT, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta mengirimkan tujuh tenaga medis ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Dr. dr. Romanianto, SpBO, MARS, menjelaskan, pengiriman tenaga medis dari RSUP Dr. Sardjito tersebut menjadi bagian dari respons Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah terdampak bencana.
Dukungan Tenaga Medis
“Rumah sakit di bawah Kemenkes diminta memberikan dukungan pelayanan medis sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya, Senin (17/8/2026).
Romanianto menjelaskan, Tim RSUP Dr. Sardjito akan bertugas di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT.
Tim dipimpin Dr. dr. Yuda Mathan Sakti, SpOT, Subsp OTB(K) dan memiliki kompetensi multidisiplin untuk mendukung penanganan pasien sekaligus memperkuat kapasitas layanan kesehatan setempat.
Empat Dokter Tiga Perawat
Tujuh personel yang diberangkatkan terdiri atas empat dokter dan tiga tenaga keperawatan. Mereka adalah Dr. dr. Yuda Mathan Sakti, SpOT, Subsp OTB(K), dr. Sharfan Anzhari, Sp OT, dr. Nashiruddin, Sp An-TI, dr. Ratna Sari Kalembu, Sp B, serta Lutfi Tomi Amboro, A Md Kep, Sigit Prabowo, S Kep, Ners, dan Nur Ahmad, AMK.
“Pengiriman tim medis RSUP Dr. Sardjito ke NTT ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi situasi yang tidak mudah akibat bencana. Karena itu, kami berupaya hadir dan memberikan bantuan terbaik melalui tenaga kesehatan yang kami miliki,” ujarnya.
Romanianto, menuturkan, dalam situasi bencana, kehadiran tenaga kesehatan tidak hanya ditujukan untuk memberikan pertolongan medis. Tenaga kesehatan juga memiliki peran dalam menghadirkan rasa aman, harapan, dan kepedulian bagi masyarakat yang terdampak.
“Kami berharap tim yang diberangkatkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa di Kabupaten Ngada. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian RSUP Dr. Sardjito dalam mendukung pemerintah menangani situasi bencana,” katanya.
Dukungan Gawat Darurat Bencana
Romanianto mengatakan pula, pengiriman tujuh tenaga medis ke NTT tersebut sekaligus menegaskan peran rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung penanganan kegawatdaruratan kesehatan di berbagai daerah.
Dukungan tenaga kesehatan dibutuhkan untuk membantu fasilitas kesehatan di wilayah yang terdampak gempa tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Di saat sebagian masyarakat merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengibarkan merah putih, tujuh tenaga medis RSUP Dr. Sardjito berangkat menuju wilayah bencana. Mereka membawa misi kemanusiaan untuk memberikan pertolongan kepada sesama warga Indonesia yang sedang menghadapi dampak gempa NTT,” katanya.
