Ratusan Siswa dan Guru di Pati Keracunan MBG, Pemkab Nyatakan Status KLB

2 Min Read
Ambulans sedang mengangkut korban keracunan MBG di Gembong Pati, Jawa Tengah. (Foto: Detik)

Mabur.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, resmi menetapkan kejadian luar biasa (KLB), setelah ratusan siswa dari dua sekolah di Kecamatan Gembong diduga mengalami keracunan, setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan maksimal untuk para korban yang terdampak keracunan.

“Karena menyangkut keselamatan korban dan (jumlah penderita ratusan) kasus tersebut masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB),” kata Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, seperti dilansir dari laman Detik, Kamis (10/9/2026).

Dalam kejadian ini, dilaporkan 103 siswa dan 13 guru mengalami mual dan diare di SMP Negeri 1 Gembong. Selain itu, di MTS Negeri 3 Pati ada 127 siswa dan 30 guru yang mengalami mual dan diare setelah menyantap MBG.

Biaya Ditanggung Pemerintah

Chandra menambahkan, pembiayaan penanganan dalam kondisi darurat dapat menggunakan belanja tidak terduga.

Terlebih hal ini menyangkut keselamatan korban, dan kasus tersebut masuk kategori KLB. Sehingga butuh pendekatan tertentu untuk menanggulanginya.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan serta memastikan kondisi mereka terus terpantau,” jelasnya.

Menurut Chandra, Pemkab Pati hingga saat ini terus melakukan pendataan dan sinkronisasi jumlah korban. Pemerintah daerah juga sedang mengawal proses investigasi untuk memastikan penyebab kejadian dapat diketahui, setelah melakukan pemeriksaan resmi.

“Kami akan terus mengawal proses investigasi, dan bersama pihak terkait, kami juga akan melakukan evaluasi terhadap proses distribusi serta keamanan pangan, dengan tetap menunggu hasil investigasi resmi,” jelas Chandra. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar