Mabur.co – Kata zodiak mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan generasi muda. Banyak media massa atau majalah di luar sana yang kerap memberikan semacam ramalan atau deskripsi terkait sifat atau karakter manusia berdasarkan zodiak tertentu.
Misalnya saja zodiak Aquarius (manusia yang lahir tanggal 20 Januari-18 Februari) yang digambarkan memiliki karakter visioner, independen, dan seringkali berpikir “out of the box“.
Pada dasarnya, deskripsi yang disampaikan seperti contoh di atas tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lantaran tidak didukung bukti empiris yang kuat serta merupakan pseudo-sains (ilmu yang sifatnya semu).
Dilansir dari IDN Times, penjelasan deskripsi dari zodiak seringkali dianggap akurat karena adanya “Barnum Effect“, yakni sebuah deskripsi yang sifatnya umum dan dianggap personal, serta konfirmasi kebenarannya juga tergolong bias dan tidak memiliki dasar ilmu yang jelas.
Bahkan dalam agama Islam sendiri, kebenaran dari zodiak juga sejatinya dilarang (haram).
Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengapa deskripsi perilaku manusia melalui zodiak tidak bisa dipercaya sepenuhnya.
Pseudo-Sains
Astrologi dari zodiak tidak didasarkan pada metode ilmiah yang bersifat universal, berbeda dengan astronomi yang merupakan sains nyata.
Barnum Effect
Biasanya orang cenderung mempercayai deskripsi umum atau ramalan yang semu sebagai hal yang akurat bagi kehidupan mereka sendiri. Padahal kenyataannya itu hanyalah “ilusi” semata.
Pergeseran Sumbu Bumi
Ketika sumbu rotasi bumi bergoyang, posisi tanda zodiak yang digunakan saat ini sudah tidak lagi relevan, atau setidaknya telah bergeser dari perhitungan kuno.
Bias Konfirmasi
Kebanyakan orang hanya mengingat ramalan yang kebetulan cocok dengan kepribadian dirinya, dan melupakan yang tidak sesuai.
Sehingga hal itu menciptakan suatu ilusi seolah-olah ramalan zodiak itu akurat, padahal aslinya “di-akurat-akuratin” sendiri.
***
Anehnya meskipun sudah jelas tidak valid secara ilmiah, namun masih banyak orang yang membaca, membahas, atau bahkan berusaha mendalami lebih jauh mengenai zodiak yang sesuai dengan tanggal lahirnya.
Bahkan tak jarang hal itu dijadikan sebagai salah satu identitas diri, dan menyematkannya di deskripsi atau caption media sosial dengan kata-kata semisal “Pisces Girl“, “Capricorn Boy“, “Libra Man“, “Aries Women“, dan seterusnya. (*)



