Mabur.co – Sekitar dua minggu jelang dimulainya puasa Ramadan 1447 H, jajaran kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan apel persiapan sekaligus membuka “Operasi Keselamatan Progo 2026”.
Operasi ini dilakukan sebagai pengecekan tahap akhir serta memastikan kesiapan personel sekaligus sarana pendukung yang diperlukan, guna memastikan situasi lalu lintas tetap kondusif selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H mendatang.
Adapun operasi ini akan berlangsung secara serentak oleh Polda DIY dan seluruh jajaran Polres dan Polresta di seluruh kabupaten-kota yang ada di DIY selama dua minggu, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, melalui pendekatan yang humanis serta persuasif, untuk dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Dalam keterangannya di sela-sela apel, Wakapolda DIY, .Brigjen Pol. Eddy Djunaedi, S.I.K turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, dan tidak hanya dilakukan demi menghindari sanksi hukum, alias saat “ketahuan polisi” saja.
Selain itu, diharapkan bahwa pelaksanaan “operasi keselamatan progo” ini dapat menekan jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) secara signifikan.
Menurut Wakapolda, dibutuhkan sinergi yang kuat antara kepatuhan masyarakat dan kehadiran petugas di lapangan, agar mampu mewujudkan situasi Yogyakarta yang aman, nyaman, dan kondusif.
Khususnya menyambut momentum mudik lebaran mendatang, ketika banyak orang akan melewati wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Entah itu sebagai lokasi tujuan, ataupun sekadar tempat singgah. (*)



