Mabur.co – Hari raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026) ini, tentunya sangat identik dengan penyembelihan hewan ternak seperti Sapi, Kambing, dan juga Domba.
Hewan-hewan ini disembelih oleh petugas yang disebut dengan “Jagal”, yang biasanya merupakan bapak-bapak kompleks maupun Ustadz, untuk diambil dagingnya, dan dibagikan kepada masyarakat luas.
Banyaknya daging yang dibagikan selama periode iduladha, membuat konsumsi makanan yang satu ini biasanya langsung melonjak drastis, selama beberapa hari setelah dibagikan.
Hanya saja, konsumsi daging secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Meski stoknya melimpah, Anda juga perlu menyeimbangkan konsumsi daging dengan makanan berat lainnya, agar tidak menjadi overdosis atau berlebihan dalam waktu yang berdekatan.
Dilansir dari laman Tribunnews Lampung, Rabu (27/5/2026), berikut adalah sejumlah risiko kesehatan yang bisa terjadi, apabila mengkonsumsi daging secara berlebihan selama periode iduladha.
1. Hipertensi & Kolesterol Tinggi
Kandungan lemak jenuh yang tinggi, terutama pada daging merah dan olahan bersantan, dapat memicu lonjakan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat (LDL).
2. Asam Urat (Gout)
Protein hewani yang berlebih dapat meningkatkan kadar purin, yang berisiko menyebabkan nyeri sendi atau pembengkakan.
3. Gangguan Pencernaan
Pola makan daging terus-menerus tanpa serat juga dapat menyebabkan sembelit, rasa begah, hingga memicu gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
4. Penyakit Kronis
Dalam jangka panjang atau jika terus-menerus dikonsumsi (bahkan setelah periode iduladha usai), konsumsi daging merah berlebih juga bisa memicu risiko diabetes melitus, penyakit jantung koroner, hingga kanker.
***
Tips Menikmati Daging Kurban dengan Aman
Mengkonsumsi daging selama iduladha tetap diperbolehkan, asalkan tidak berlebihan, dan menerapkan beberapa tips di bawah ini.
1. Kontrol Porsi
Anda bisa mamakai konsep “Isi Piringku” yang diterbitkan Kementerian Kesehatan pada 2017 lalu, dengan menyeimbangkan porsi daging dengan karbohidrat, serta banyak kandungan serat dari sayur atau buah.
2. Pilih Bagian Rendah Lemak
Prioritaskan mengkonsumsi bagian daging seperti has dalam (tenderloin) dan batasi asupan jeroan (hati, usus, dan lain-lain) yang lebih rentan memicu masalah kesehatan.
3. Metode Pengolahan Sehat
Hindari olahan yang terlalu banyak menggunakan santan kental, garam, atau minyak. Mengolah daging dengan cara direbus (sup bening) atau dipanggang lebih dianjurkan daripada digoreng atau digulai pekat.
4. Tetap Terhidrasi
Anda juga perlu memperbanyak minum air putih, untuk membantu metabolisme tubuh dan melancarkan pencernaan.
5. Aktif Bergerak
Luangkan waktu untuk berolahraga ringan minimal 30 menit setelah merayakan hari raya, guna membantu membakar kalori berlebih dalam tubuh Anda.
***
Mengkonsumsi daging memang lezat dan nikmat, apalagi jika stoknya melimpah seperti dalam perayaan kurban saat ini.
Namun, mengkonsumsi daging juga tetap perlu dibatasi, sehingga tidak menimbulkan kebosanan atau kejenuhan, yang ujung-ujungnya malah mengurangi kenikmatan daging itu sendiri, alias tidak selezat saat pertama kali disantap. (*)

