Miris Tumpukan Sampah Berserakan Usai Tradisi Saparan Bekakak Berlangsung 

2 Min Read
Urban street littered with trash along the curb while motorcycles and pedestrians line the sidewalks; a pickup truck drives by.
Sampah-sampah berserakan usai penyelenggaraan Tradisi Saparan Bekakak di Jalan Wates Ambarketawang Gamping Sleman (foto : JH Kusmargana)

Mabur.co – Tumpukan sampah berserakan di sepanjang ruas utama jalan nasional kawasan Ambarketawang, Gamping, Sleman, usai penyelenggaraan Tradisi Saparan Bekakak Jumat (17/7/2026) sore.

Sampah berupa bungkus makanan ringan, gelas dan botol plastik bekas minuman, kantong plastik, hingga berbagai kemasan sekali pakai tampak memenuhi sejumlah titik di sepanjang rute kirab sepanjang kurang lebih sekitar lima kilometer. 

Penumpukan sampah paling banyak terlihat ruas utama Jalan Jogja Wates mulai dari penempatan Ambarketawang, depan Pasar Gamping, hingga Ring Road Selatan yang menjadi rute kirab dan pawai budaya Saparan Bekakak berlangsung.

Banyaknya pengunjung yang membuang sampah sembarangan diduga menjadi penyebab munculnya sampah-sampah tersebut. Terlebih sejak siang hari, kawasan tersebut telah dipenuhi ribuan pengunjung yang hendak menyaksikan tradisi unik yang hanya digelar setahun sekali itu.

Street scene with several motorcycles riding on a litter-strewn city road in front of small shops and eateries at sunset/sunrise light.
Kondisi ruas jalan nampak dipenuhi sampah yang berserakan usai penyelenggaraan Tradisi Saparan Bekakak (foto : JH Kusmargana)

Saking banyaknya sampah yang berserakan, bahkan terlihat sampai mengotori dan memenuhi halaman rumah-rumah atau toko-toko usaha milik sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi khususnya di tepi jalan raya.

“Iya sampahnya banyak banget. Saya bersihin sendiri daripada mengotori dan gak sedap dipandang,” ujar salah seorang warga.

Kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, ditambah minimnya ketersediaan fasilitas tempat sampah di sepanjang rute jalur pawai dan kirab, diduga turut menjadi penyebab munculnya persoalan sampah ini.

Meski begitu tak berselang lama, petugas kebersihan langsung diterjunkan untuk membersihkan sampah-sampah tersebut. Sehingga ruas sepuruh jalan raya kembali bersih dan nyaman dilewati.

Selama pelaksanaan Tradisi Saparan Bekakak sendiri pihak Kepolisian menutup dan mengalihkan sejumlah ruas jalan. Mulai dari Simpang Pelem Gurih sampai depan Pasar Gamping dan Simpang Ambarketawang. Hingga Ring Road Selatan mulai dari kawasan Simpang Kasihan hingga sebagian Ring Road Barat.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar