Mabur.co – Jika Anda perhatikan orang Italia dengan seksama saat berbicara dengan orang lain, mereka seringkali menggerak-gerakkan tangannya secara atraktif dari berbagai sudut.
Entah disengaja atau tidak, gerakan-gerakan seperti menggabungkan kelima jari lalu menggoyang-goyangkannya ke arah lawan bicara, menjadi sesuatu yang sangat khas dari seorang Italiano, baik saat berbicara kepada sesama orang Italia, maupun dengan orang-orang dari negara lainnya.
Dikutip dari laman Mondly, Rabu (15/7/2026), hal itu terjadi bukannya tanpa sebab atau natural begitu saja. Melainkan berasal dari sejarah panjang bangsa Italia, yang dulunya merupakan jajahan bangsa Prancis dan juga Spanyol.
Pola komunikasi dengan menggerak-gerakkan tangan (misalnya “ma che dici” atau “ma che vuoi” – Apa maksud Anda mengatakan hal tersebut) adalah cara orang Italia untuk menarik perhatian di pasar serta jalanan yang bising, di masa periode Yunani kuno pada abad ke-14 dan ke-19.
Kala itu, bahasa tubuh (dengan menggerakkan tangan) digunakan sebagai alternatif untuk menjembatani berbagai kendala bahasa antar kelompok, ketika saling berkomunikasi satu sama lain.
Tidak hanya saat berbicara dengan orang lain. Saat menelepon pun, orang Italia juga kerap menggunakan gestur tangan serupa, meskipun aksinya tidak terlihat oleh sang lawan bicara.

Bahkan tidak hanya gestur tangan saja, orang Italia juga gemar mengucapkan kata demi kata dengan intonasi yang begitu teratur, seolah-olah sedang bernyanyi.
Dengan gerakan tangan serta intonasi yang begitu teratur dalam setiap kata yang diucapkan, tentu saja orang-orang yang tidak memahaminya (orang luar Italia/eropa) akan menganggap bahwa dia sedang bernyanyi dan semacamnya.
Berikut adalah sejumlah fakta menarik dari kebiasaan gestur tangan khas orang Italia tersebut.
1. Sistem Komunikasi Kompleks
Sebagai negara seni, orang Italia bisa menggunakan lebih dari 250 gestur berbeda, untuk memperkuat ekspresi verbal dalam komunikasi sehari-hari.
Hal itu semakin diperkuat dari penelitian yang pernah dilakukan profesor Isabella Poggi dari Departemen Psikologi di Universita Roma Tre.
Pihaknya melaporkan bahwa orang Italia sering menggunakan tangannya secara atraktif untuk mempertegas maksud dari komunikasi yang disampaikan kepada lawan bicara, baik kepada sesama orang Italia maupun di luar Italia.
2. Gestur Paling Ikonik
Salah satu gestur Italia paling ikonik, yakni gerakan menyatukan ujung jari dengan kedua tangan (dikenal sebagai ma che vuoi atau “apa yang kamu inginkan?”. Gestur ini adalah tanda ketidaksetujuan terhadap suatu hal, atau digunakan untuk menyampaikan rasa frustrasi, kebingungan, atau perbedaan pendapat dengan sang lawan bicara.
3. Peralihan Budaya
Menurut pakar linguistik, kebiasaan gestur ini juga diwarisi dari zaman Kekaisaran Romawi Kuno, yang dikenal dengan seni chironomia. Itulah mengapa Italia juga kerap diasosiasikan sebagai negara seni, karena orang-orangnya sudah mengaplikasikan gaya seni tersebut, hanya dari cara mereka berbicara sehari-hari.
***
Meskipun gestur tangan ala Italia ini terdengar menarik, namun untuk memperagakannya juga tidak bisa sembarangan. Terlebih bagi orang-orang lain di luar Italia.
Karena jika melakukannya secara asal-asalan, makna yang dihasilkan bisa jadi akan jauh berbeda dari maksud yang sebenarnya.
Misalnya ketika Anda memutar ujung-ujung jari yang disatukan (dalam konteks “ma che vuoi” tadi), maka artinya akan menjadi sei cosi stupido (kamu sangat bodoh). Atau jika gerakan tadi diarahkan menuju ke mulut, maka artinya akan menjadi ajakan untuk makan, dan seterusnya.
Dengan kata lain, jika tidak benar-benar memahami maksud dan arti dari setiap gestur yang dilakukan, sebaiknya tidak perlu menirunya begitu saja, karena salah-salah justru akan menghasilkan sesuatu yang tidak diinginkan, baik bagi Anda maupun orang lain. (*)
