Logo for Mabir: teal wordmark with stylized letters and a paper airplane trailing from the R (top-right).
  • Beranda
  • Masyarakat
  • Arsitektur
  • Budaya
  • Usaha
  • Rekreasi
Mabur.coMabur.co
  • Beranda
  • Masyarakat
  • Arsitektur
  • Budaya
  • Usaha
  • Rekreasi
©2026 Mabur.co
Kolom

Membudayakan Keadilan Hukum

Last updated: Januari 29, 2026 10:35 am
Satmoko Budi Santoso
Published: Januari 29, 2026
3 Min Read
Ilustrasi. Logo Polri. Sumber: Website Polri
SHARE
0
Flipboard
Google News

Banyak orang berpendapat, budaya hukum kita sering tidak adil. Kanal pendapat yang relatif objektif bisa dilihat di media sosial.

Masyarakat luas bisa menyuarakan pendapat dengan relatif jujur dan spontan. Misalnya ada kasus hukum tertentu juga cenderung lebih responsif.

Terkait kasus hukum yang viral di Sleman ketika sang suami yang mengejar jambret istri justru menjadi tersangka karena pasangan jambret yang dikejar kecelakaan dan meninggal, terus menuai komentar nyinyir.

Banyak orang memandang penerapan hukum dalam menangani masalah itu aneh. Karena si tersangka tidak melakukan kekerasan apa apa. Dia hanya mengejar dan pasangan jambret itu kecelakaan tunggal karena menabrak sendiri.

Namun, hingga editorial ini ditulis, sudah lumayan bagus perkembangannya. Kepolisian Sleman sudah mengeluarkan pernyataan restorative justice dan sudah meminta maaf secara resmi. Selain kepada yang bersangkutan juga kepada publik.

Bahkan upaya damai juga sudah ditempuh antar-keluarga. Namun opini masyarakat di media sosial juga terus berkembang.

Banyak yang berpendapat harusnya persoalan itu dihentikan saja. Karena sebenarnya tidak ada unsur kesalahan lagi.

Kalau ditelusuri dari kronologi yang ada sebenarnya memang begitu. Pada akhirnya tidak ditemukan lagi unsur kesalahan apa pun. Apalagi si terduga pelaku jambret juga sudah meninggal dunia.

Namun silang sengkarut dan kelambanan penanganan menjadikan bola liar pandangan masyarakat. Sampai di sini memang ada yang aneh dengan penanganan hukum kita. Meskipun dalam kasus tersebut kepolisian mengakui kurang tepat dalam menerapkan pasal.

Intinya, budaya adil dalam penanganan hukum harus ditegakkan. Kalau memang tidak bersalah tidak perlu lagi dicari-cari lagi kemungkinan kesalahannya.

Jangan justru menerapkan pasal yang membingungkan. Kasihan rakyat kecil yang jelas-jelas posisinya tidak bersalah.

Pasal hukum sebagai ajang permainan penanganan kasus sudah selayaknya dihentikan. Hal ini juga terkait dengan semangat reformasi Polri yang akhir tahun 2025 lalu disematkan kepada tubuh Polri.  

Kasihan marwah Polri sendiri jika dalam penanganan kasus hukum masih terkesan asal-asalan dan buru-buru. Sisi profesionalisme dan presisi harus selalu dijunjung tinggi.

Terkait dengan kasus jambret di Sleman juga, hal yang mirip dialami salah seorang penjual es gabus di Jakarta.

Belum lama ini ia dituduh menjual es berbahan spons. Lalu diinterogasi aparat dan mendapatkan perlakukan kekerasan. Padahal ia sudah jujur, menjual es tidak berbahan spons.

Di awal tahun 2026 ini, harusnya memang menjadi momentum bagi Polri untuk menata semangat baru. Polri harus segera berbenah menjadi institusi yang jujur dan terpercaya. Agar jargon presisi itu memang benar. Bukan hanya sekadar jargon saja. ***

TAGGED: jambretlogoMedia sosialpolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Avatar photo
Satmoko Budi Santoso
PENULIS
Pemimpin redaksi mabur.co
Previous Article Ilustrasi. Ahok bongkar korupsi Pertamina. Sumber Pexels Korupsi Pertamina, Karakter Blak-blakan Ahok Diperlukan Indonesia
Next Article Batik Korpri Terbaru 2026, Perkuat Identitas ASN
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get Insider Tips and Tricks in Our Newsletter!

Join our community of subscribers who are gaining a competitive edge through the latest trends, innovative strategies, and insider information!
  • Stay up to date with the latest trends and advancements in AI chat technology with our exclusive news and insights
  • Other resources that will help you save time and boost your productivity.

Terkini

Two photos show the same building over time: an old black-and-white image of a low-roofed structure above, and a modern color view of a yellow-walled pavilion with a red gate below.
Kampung Jawa di Tanah Mandar (Bagian 1)
September 21, 2026
Two girls in bright traditional costumes with yellow flowers in their hair perform a cultural dance on an outdoor stage.
Nilai Etika dalam Bahasa Mandar (Bagian 7-Selesai)
September 19, 2026
Large wooden stilted building with a grand central staircase, open verandas, and people nearby under a cloudy sky.
Mengenal Bahasa Polewali Mandar (Bagian 6)
September 17, 2026
Row of traditional wooden stilt houses with curved roofs set among green terraced rice fields, misty mountains in the background.
Bahasa Nosu Mamasa dalam Upacara Pernikahan (Bagian 5)
September 16, 2026
Speaker standing on the left addresses an audience, with two men seated and listening in front of a vivid mural backdrop.
Dr. Mahendra Shah, Membangun Isu Global dari Indonesia
September 16, 2026
A volcanic eruption sends a tall plume into the sky as a sailing ship battles rough seas nearby.
Letusan Krakatau dan Kemajuan Teknologi (Bagian 3-Selesai)
September 15, 2026

Baca Juga

Crowd of elderly people seated outdoors at a shaded gathering, many with masks around their necks, some looking at papers or phones beneath a tree backdrop.
BudayaVisi & Wacana

Susilo Nugroho dan Teater Gandrik, Olah Spirit Teater Tradisional Bergaya Panggung Modern

Setiaky Anugerahananto Kusuma
September 22, 2026
3 Min Read
Close-up of a smiling man with white hair and glasses hanging from his shirt, at an outdoor gathering under a blue framework canopy.
BudayaVisi & Wacana

Ganjar Pranowo Tak Lupakan Kenangan Saat Bermain Ketoprak Bersama Susilo Nugroho

Setiaky Anugerahananto Kusuma
September 22, 2026
2 Min Read
Funeral room with a white casket surrounded by white and yellow flowers; several mourners stand along the walls, facing the casket.
BudayaVisi & Wacana

Kontribusi Besar Seniman Susilo Nugroho, Rumuskan Program Tata Nilai Budaya Yogyakarta

Setiaky Anugerahananto Kusuma
September 22, 2026
2 Min Read
Framed portrait of a smiling person surrounded by white flowers and glowing candles at a funeral arrangements display
BudayaNasional

Pelawak Kawakan Susilo Nugroho Berpulang, Dikenal Suka Jalani Laku Prihatin, Biasa Tidur di Teras Rumah

Setiaky Anugerahananto Kusuma
September 22, 2026
3 Min Read
Logo for Mabir: teal wordmark with stylized letters and a paper airplane trailing from the R (top-right).

Saat Cakrawala Membentang

Media Sosial
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
Kategori
  • Masyarakat
  • Arsitektur
  • Budaya
  • Usaha
  • Rekreasi
Informasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Tim Redaksi
Kategori
  • Masyarakat
  • Arsitektur
  • Budaya
  • Usaha
  • Rekreasi
Informasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Tim Redaksi
© 2026 Mabur.co