Cuaca Panas Landa Yogyakarta, Hujan Mulai Menghilang di Tengah Transisi Musim Kemarau - Mabur.co

Cuaca Panas Landa Yogyakarta, Hujan Mulai Menghilang di Tengah Transisi Musim Kemarau

Mabur.co-  Warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai merasakan cuaca panas ekstrem yang semakin menyengat belakangan ini.

Suhu udara maksimum di sejumlah wilayah Jawa, termasuk Yogyakarta, tercatat mencapai kisaran 32–35 derajat Celsius, bahkan mendekati 37 derajat di daerah tertentu. Fenomena ini disertai hilangnya hujan secara signifikan, membuat udara terasa kering dan gerah, terutama di siang hari.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Reni Kraningtyas mengatakan,  kondisi panas ini bukan gelombang panas ekstrem seperti di negara subtropis, melainkan efek transisi musim dari hujan ke kemarau yang lebih awal tahun ini.

“Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) memproyeksikan suhu periode Maret–April–Mei 2026 berada di atas normal di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa dengan probabilitas tinggi 80–100%,” ucapnya saat dikonfirmasi mabur.co, Minggu (26/4/2026).

Reni menjelaskan, awal Maret 2026 masih tercatat curah hujan menengah hingga tinggi di dasarian pertama, namun memasuki pertengahan bulan, hujan drastis menurun.

Prediksi BMKG menunjukkan dasarian II dan III Maret curah hujan rendah hingga menengah (20–150 mm), dengan sifat umumnya bawah normal.

“Fenomena ini menjadi tanda awal musim kemarau yang diprediksi datang lebih cepat, dipengaruhi indikasi El Niño lemah yang akan muncul pertengahan hingga akhir 2026,” ucapnya.

Reni menjelaskan, musim kemarau 2026 di wilayah DIY umumnya bawah normal, artinya lebih kering dari rata-rata klimatologis.

“Awal kemarau diperkirakan bertahap mulai akhir April hingga awal Mei 2026, terutama di Sleman barat, Kulon Progo tengah-selatan, Bantul tengah-selatan, dan sebagian besar Gunungkidul. BMKG mengimbau masyarakat untuk memperbanyak minum air putih minimal 2–3 liter sehari, hindari aktivitas berat di luar ruangan pukul 11.00–15.00 WIB,” katanya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *