Ekonomi Makin Sulit, Pengusaha Mie Ayam Hanya Bisa Pasrah

2 Min Read
Street food vendor wearing an orange headscarf stirs a pot at a green wooden cart on a street market.
Suciyati saat hendak menyiapkan menu Mie Ayam porsi "gemoy" (Foto: Azka Qintory)

Mabur.co – Dalam situasi ekonomi yang semakin tidak menentu seperti saat ini, banyak pengusaha UMKM yang menghadapi situasi sulit, dan berupaya sekuat tenaga untuk bisa bertahan dari berbagai ancaman ekonomi yang bisa melanda kapan saja.

Termasuk yang dialami oleh Suciyati, salah satu pengusaha Mie Ayam yang ada di Pedusan, Argomulyo, Sedayu, Bantul.

Ia mengaku hanya bisa pasrah, dengan kondisi ekonomi saat ini yang serba tidak menentu, serta naiknya nilai tukar Dolar secara drastis dalam beberapa hari terakhir.

“Ya gimana lagi ya, kita sih cuma bisa pasrah aja ya. Namanya situasi ekonomi sekarang lagi nggak bagus begini, yang penting bisa bertahan aja udah syukur,” ucap Suciyati, salah satu pemilik warung Mie Ayam Gemoy 2, saat ditemui di warungnya yang berlokasi di Pedusan, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Kamis (11/6/2026).

Berharap Situasi Ekonomi Akan Lebih Baik

Lebih lanjut, Suciyati berharap agar situasi ekonomi bisa kembali membaik dalam beberapa waktu ke depan, sehingga semua orang bisa memiliki kejelasan dalam menyambung hidup, dan bekerja sesuai bidang dan keahliannya masing-masing.

“Saya sih berharap supaya situasi ekonomi bisa kembali normal yah. Karena kan kasihan juga orang-orang kecil kayak kita gini kalau jualan jadi nggak jelas gini nasibnya bagaimana (ketika situasi ekonomi semakin tidak menentu),” tambah Suciyati.

Bagi Suciyati, ketika kondisi ekonomi bisa kembali ke arah yang lebih baik, maka pelaku usaha UMKM seperti dirinya akan memiliki kepastian dalam berjualan, dan tidak selalu memikirkan bagaimana untuk bisa survive, dan seterusnya. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment