Saiful Mujani Tak Gentar Meski Dipolisikan Terkait Upaya Makar - Mabur.co

Saiful Mujani Tak Gentar Meski Dipolisikan Terkait Upaya Makar

Mabur.co – Guru besar Ilmu politik yang namanya viral dalam beberapa hari terakhir, Saiful Mujani, merasa tak gentar sedikitpun meski dilaporkan oleh Relawan Prabowo Subianto, akibat diduga merencanakan aksi makar alias berusaha menggulingkan presiden Prabowo Subianto, yang sempat diucapkan dalam acara halal bihalal “Sebelum Pengamat Ditertibkan”, akhir bulan lalu.

Saiful bahkan mempersilakan publik untuk melaporkan dirinya ke pihak kepolisian. Namun ia meyakini, jika aparat benar-benar menegakkan hukum dan asas keadilan, apa yang diucapkan pada acara halal bihalal tersebut sama sekali tidak mengandung unsur makar di dalamnya.

“Saya pribadi tidak mempersoalkan kalau saya dilaporin ke polisi atau diproses hukum. Silakan gitu loh. Saya nggak takut sama sekali. Kita sebagai warga negara harus patuh terhadap hukum. Dengan asumsi hukum kita bisa adil,” ungkap Saiful Mujani, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Owrite, belum lama ini.

Tidak hanya dalam konteks laporan ke polisi, Saiful juga turut mempersilakan publik memberikan penafsirannya masing-masing, terkait apa yang ia ucapkan dalam acara tersebut. Entah itu dianggap belum move on karena jagoannya kalah dalam pemilu, berusaha mendapatkan jabatan, dibayar oleh antek-antek asing, dan seterusnya.

“Silakan gitu ya (kalau publik punya penafsiran sendiri). Namanya juga tafsir. Tapi standing politik saya ya seperti itu. Dari awal saya memang punya pandangan tersendiri, yang kebetulan ditafsirkan berbeda (makar) oleh orang lain,” tambah Saiful.

Saiful pun tetap pada pemikirannya, untuk tetap berusaha menggulingkan presiden Prabowo melalui jalur “ekstra-konstitusi”, yaitu melakukan aksi turun ke jalan secara damai, dan meminta Prabowo untuk turun dari jabatannya sebagai RI 1.

Namun lagi-lagi, Saiful tidak menganggap keinginannya tersebut sebagai aksi makar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *