Mabur.co – Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo untuk pertama kalinya akan melayani penerbangan ke tanah suci bagi ratusan jemaah haji asal DIY.
Menjelang pemberangkatan kloter perdana yang akan berlangsung Selasa (21/4), pihak otoritas bandara YIA menyatakan kesiapannya secara penuh dalam melayani seluruh jemaah.
Kesiapan ini disampaikan langsung oleh General Manager YIA, Muhammad Thamrin, usai memimpin apel kesiapan petugas pada Senin (20/4).
Ia pun memastikan seluruh ekosistem penerbangan telah siap beroperasi untuk melayani keberangkatan jemaah haji 2026 melalui embarkasi YIA di Kapanewon Temon, Kulon Progo.
Menurut Thamrin, pesawat yang akan mengangkut jemaah haji saat ini sudah berada di apron dan siap digunakan.
Proses keberangkatan akan dilakukan secara sistematis, di mana barang bawaan jemaah akan diproses melalui terminal kargo, sementara jemaah masuk melalui pintu utama bandara.
Namun demikian, pihak bandara memberikan perhatian khusus terhadap antusiasme masyarakat yang ingin mengantar jemaah. Otoritas bandara mengimbau para pengantar agar mematuhi seluruh regulasi yang berlaku demi kelancaran proses embarkasi.
“Pengantar tidak diperbolehkan memasuki area terbatas seperti apron karena merupakan zona dengan tingkat keamanan tinggi. Area tersebut hanya dapat diakses oleh petugas atau pihak tertentu dengan izin khusus,” ujar Thamrin.
Sebagai alternatif, pengantar dipersilakan menunggu di area publik yang telah disediakan, seperti selasar, area retail, hingga gedung parkir yang memungkinkan pengunjung tetap dapat melihat aktivitas pesawat.
Bahkan, pihak bandara mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia sebagai bagian dari pengalaman wisata di bandara.
Selain itu, pengantar juga diimbau untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di kawasan bandara, guna menjaga citra Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Kulon Progo sebagai tuan rumah penyelenggaraan embarkasi haji tahun ini.
Dalam operasional penerbangan haji perdana ini, jemaah akan diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan pesawat jenis Airbus A330.
Sementara itu, pengamanan selama proses embarkasi dan debarkasi ini nantinya juga akan turut melibatkan aparat kepolisian.
Kapolres Kulon Progo, Ridho Hidayat, menyatakan pihaknya akan fokus menjaga keamanan di area bandara serta hotel tempat jemaah menginap.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan yang melintasi Jalur Nasional 3 di sekitar kawasan bandara dan hotel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kepadatan lalu lintas selama proses embarkasi berlangsung.
Dengan kesiapan yang telah mencapai 100 persen, diharapkan pelaksanaan penerbangan haji perdana melalui YIA dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.



