Timnas Garuda Tampil Memalukan di Piala AFF, Ini Kata Erick Thohir 

3 Min Read
Man in a brown batik shirt speaks into a gold handheld microphone, gesturing with his index finger as he makes a point during a discussion.
Erick Thohir (Foto: Istimewa)

Mabur.co – Ketua PSSI langsung mengambil sikap usai kegagalan Tim Nasional Indonesia dalam ajang Piala AFF 2026 (ASEAN Championship).

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bahkan berjanji akan segera menggelar evaluasi menyeluruh terhadap performa Timnas setelah dipastikan gagal di fase grup.

Hal tersebut disampaikan Erick yang rangkap jabatan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga RI itu lewat akun Instagram resminya. 

“Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026”.

Evaluasi ASEAN Championship 2026

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan,” tulisnya, dikutip mabur.co, Sabtu (8/8/2026).

Kepastian tersebut disampaikan Erick usai Timnas Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Singapura, Jumat malam. 

Raihan satu poin di laga pamungkas Grup A itu tak cukup mengantarkan Indonesia lolos ke babak berikutnya karena hanya berada di urutan ketiga klasemen akhir.

Indonesia harus puas dikangkangi Vietnam yang resmi melaju sebagai juara grup dengan 10 poin, serta Singapura sebagai runner up dengan raihan delapan poin.

Dalam laga hidup-mati tersebut, Indonesia tampil buruk sepanjang pertandingan. Meski sempat memegang penguasaan bola, Indonesia nampak kesulitan menjebol pertahanan Singapura. 

Kerap Melakukan Kesalahan Umpan

Para pemain juga bermain di bawah performa dengan kerap melakukan kesalahan umpan dan nampak kebingungan menghadapi serangan balik lawan. 

Hal ini sangat memalukan karena separuh Timnas Indonesia sebenarnya diisi sederet pemain diaspora mulai dari Tom Haye, Ivar Jenner, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Jordi Amat, Tim Geypens, Marc Klok, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Jens Raven, hingga Mitchell Baker. 

Kekalahan memalukan 3 – 0 atas Vietnam serta hasil Imbang 1 – 1 lawan Singapura jelas tak bisa diterima. Terlebih Indonesia hanya bisa menang lawan tim kecil seperti Kambona da  Timor Leste.

Kegagalan ini pun memperpanjang rekor buruk Indonesia di panggung Piala AFF.  Bahkan untuk ke2 kalinya secara beruntun, skuad Garuda harus terhenti di fase grup.

Dalam sejarah keikutsertaannya dalam ajang ini Indonesia juga belum pernah menjadi juara. Prestasi terbaik Timnas Garuda masih sebatas runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020).

Indonesia bahkan menjadi satu-satunya dari 5 negara pesaing yang belum mengoleksi Piala AFF, selain Thailand yang memiliki koleksi 7 gelar, diikuti Singapura dengan 4 gelar, Vietnam dengan 3 gelar, dan Malaysia dengan 1 gelar. 

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar