Mabur.co – Sebuah lubang misterius tiba-tiba muncul di salah satu lahan pekarangan warga di Padukuhan Popohan, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo, Rabu (25/2/2026) pagi.
Lubang besar dengan ukuran diameter sekitar 3 meter serta kedalaman sekitar 5 meter itu muncul akibat tanah di pekarangan tersebut ambles, pasca-hujan deras yang terjadi sejak Selasa kemarin.
Dukuh Popohan, Restu Bayu Permadi, membenarkan munculnya lubang besar yang terbentuk akibat amblesnya tanah pekarangan milik salah satu warga di dusunnya tersebut.
Menurut Restu, kejadian tanah ambles itu berada di titik yang sama dengan peristiwa serupa pada 2023 lalu.
Yakni berada di lahan pekarangan milik warga bernama Mbah Karyo Dimejo, seorang lansia berusia di atas 70 tahun dan tinggal seorang diri di rumahnya tak jauh dari lokasi.
“Terjadi pagi tadi sekitar pukul 07.00. Mungkin karena dampak hujan sangat deras sejak semalam,” katanya.
Warga sendiri mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak-pihak terkait baik itu pemerintah desa atau kalurahan Banjararum maupun ke pihak BPBD Kabupaten Kulon Progo.
Sebagai tindakan darurat, warga bersama pihak terkait juga telah melakukan upaya penutupan lubang menggunakan terpal yang berasal dari bantuan Kampung Siaga Bencana Banjararum.
Selain itu mereka juga melakukan kerja bakti guna membuat semacam saluran parit kecil di sekeliling lokasi guna mencegah air hujan masuk. Karena dikhawatirkan akan dapat memperparah kondisi amblesnya tanah.
Agar tidak membahayakan, garis polisi juga nampak telah dipasang di sekeliling lokasi.
Sementara itu, warga lansia yang tinggal di sekitar lokasi untuk sementara waktu juga diminta agar dapat mengungsi ke rumah anaknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Akibat hujan deras yang terjadi sejak Selasa kemarin, BPBD Kabupaten Kulon Progo sendiri mencatat sedikitnya ada 13 laporan kejadian darurat di wilayah Kulon Progo.
Sejumlah kejadian itu antara lain berupa pohon tumbang maupun tanah longsor skala kecil yang mengenai dinding rumah warga hingga menutup akses jalan.
Beruntung dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam seluruh rangkaian kejadian ini.



