Ini Kisah Lucu Pemberian Nama ‘Rudolf’ pada Sosok Pencipta Lagu Indonesia Raya - Mabur.co

Ini Kisah Lucu Pemberian Nama ‘Rudolf’ pada Sosok Pencipta Lagu Indonesia Raya

Mabur.co – Ditetapkannya tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional tak bisa dilepaskan dari sosok pencipta Lagu Indonesia Raya, WR Soepratman. 

Pada tanggal itulah tepatnya 9 Maret 1903, WR Soepratman yang juga merupakan seorang pahlawan nasional itu lahir ke dunia.

WR Soepratman lahir di Jakarta dari keluarga tentara. Ia merupakan  anak ke-7 dari 9 bersaudara. Ayahnya dikenal sebagai seorang tentara KNIL Belanda.

Salah satu hal yang menarik dari WR Soepratman adalah nama panjangnya yakni Wage Rudolf Soepratman. Nama tengahnya nampak memakai nama asing ‘Rudolf’ meski nama awal dan akhirnya sangat kental bernuansa Jawa.

Tak banyak yang tahu, jika nama ‘Rudolf’ itu sebenarnya bukan nama asli WR Supratman. Nama itu ia tambahkan sendiri agar ia bisa masuk sekolah khusus Belanda. 

Dalam buku berjudul “Wage Rudolf Soepratman: Meluruskan Sejarah dan Riwayat Hidup Pencipta Lagu Kebangsaan Republik Indonesia” karya Anthony C. Hutabarat, peristiwa itu bermula saat ia pindah ke Makassar.

Pada usia 11 tahun, WR Soepratman diajak kakak sulungnya, Roekijem Soepratijah serta kakak iparnya Willem van Eldik ke Makassar. 

Kebetulan kakak Iparnya merupakan seorang anak dari keturunan Belanda (Indo) yang juga merupakan sorang guru musik di sekolah Belanda ELS.

Saat itu tak semua orang Indonesia bisa bebas masuk sekolah Belanda, ELS (Europese Lagere School). Hanya orang asli Belanda, keturunan Belanda dan anak priyayi saja yang bisa bersekolah di sana. 

Sebagai anak tentara biasa yang tidak memiliki darah biru, WR Soepratman jelas tak bisa masuk sekolah ELS.

Karena itu untuk mensiasatinya, ia pun menambahkan nama Rudolf di tengah namanya.

Ia juga mengaku sebagai anak kandung dari Kakak Iparnya Willem van Eldik sehingga akhirnya bisa diterima di sekolah ELS Makassar. 

Namun sayang, belum lama bersekolah di ELS, WR Soepratman harus dikeluarkan, setelah ketahuan bahwa ia tidak memiliki darah Belanda. Serta bukan anak kandung dari Willem van Eldik. 

Dan sejak peristiwa itulah nama ‘Rudolf’ selalu dipakai WR Soepratman hingga ia berhasil menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Sampai ia meninggal dunia pada tanggal  17 Agustus 1938, di usia 35 tahun, nama itu pun tetap disandangnya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *