Geliat Ekonomi Awal Libur Sekolah, Wisatawan di Pantai Congot Melonjak

3 Min Read
Outdoor market scene with blue canopy stalls, people browsing and vendors under tents among trees in a village square
Sejumlah pelaku usaha di kawasan wisata Pantai Congot, Kulon Progo. (Foto: JH Kusmargana)

Mabur.co – Memasuki awal masa libur sekolah, kawasan wisata Pantai Congot di ujung barat Kabupaten Kulon Progo mulai ramai dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Meningkatnya kunjungan wisatawan ini menjadi angin segar bagi ratusan pelaku usaha yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.

Sejak pagi hari, deretan kendaraan wisata, mulai dari kereta kelinci, minibus hingga bus pariwisata, terlihat silih berganti memasuki kawasan Pantai Congot.

Rombongan wisatawan datang dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, seperti Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, Purworejo hingga Kebumen.

Berkah Ekonomi Pengunjung Pantai

Ramainya pengunjung membawa berkah tersendiri bagi para pedagang makanan, minuman, penyedia wahana permainan, hingga pelaku usaha jasa lainnya yang beraktivitas di kawasan pantai.

Setelah beberapa waktu kunjungan wisata cenderung sepi, momentum libur sekolah menjadi harapan untuk meningkatkan pendapatan usaha mereka.

Di awal libur sekolah, para pelaku usaha merasakan ekonomi yang menggeliat di kawasan Pantai Congot, Kulon Progo. (Foto: JH Kusmargana)

Puji Rahayu, salah seorang pedagang di Pantai Congot, menyebut, peningkatan jumlah pengunjung mulai terasa sejak akhir pekan ini. Menurutnya, kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap penjualan dagangan dibanding hari-hari biasa.

“Pengunjung mulai ramai sejak akhir pekan. Biasanya hari biasa tidak terlalu ramai, tetapi sekarang sudah banyak rombongan yang datang. Kami berharap jumlah wisatawan semakin meningkat sehingga pendapatan pedagang juga ikut naik,” ujarnya kepada mabur.co, Senin (15/6/2026).

Selain menikmati panorama pantai, tak sedikit wisatawan yang datang tampak menghabiskan waktu bersama keluarga dengan berbagai aktivitas.

Mulai dari bermain pasir dan layang-layang, menikmati wahana air dan kolam renang yang tersedia, hingga berburu kuliner khas pesisir yang dijajakan di sepanjang bibir pantai.

Salah seorang pengunjung asal Bantul, Sinariya, mengaku memilih Pantai Congot sebagai tujuan wisata keluarga karena suasananya yang nyaman dan biaya liburan yang relatif terjangkau.

Pengunjung melihat koleksi layang-layang yang dijual di kawasan Pantai Congot, Kulon Progo. (Foto: JH Kusmargana)

“Kami datang bersama keluarga, bersama rombongan menggunakan kereta kelinci. Anak-anak senang karena bisa bermain pasir dan melihat pantai secara langsung. Tempatnya juga cukup nyaman untuk berkumpul dan menikmati liburan,” katanya.

Menurutnya, Pantai Congot masih menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu liburan sekolah tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selain menikmati pemandangan laut, pengunjung juga dapat mencicipi berbagai kuliner yang dijual masyarakat setempat.

Menggerakkan Sektor Perdagangan Kecil

Bagi para pelaku usaha, keramaian musim liburan merupakan momen yang selalu dinantikan setiap tahun. Tingginya kunjungan wisatawan tidak hanya menggerakkan sektor perdagangan kecil, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar yang bergantung pada aktivitas wisata.

Dengan dimulainya musim libur sekolah dalam waktu dekat, para pedagang berharap jumlah kunjungan terus meningkat. Mereka optimistis momentum ini mampu mendongkrak pendapatan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir khususya di Pantai Congot Kulon Progo. ***

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment