Mabur.co – Seorang wanita yang sebelumnya bekerja sebagai akuntan SPPG, mendadak viral usai mengungkap dugaan kasus korupsi yang dilakukan sebuah dapur mitra MBG.
Hingga hari ini, video tersebut bahkan sudah ditonton 770ribu kali, dibagikan hingga 10 ribu kali dan mendapat 3000 komentar netizen.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @jaga.arah dan @jakartadigitalcom itu nampak dua orang anak muda sedang melakukan podcast.
Dalam wawancara itu salah seorang narasumber yang diketahui merupakan mantan SPPG mengungkap praktik mark up pengadaan bahan baku MBG yang dilakukan oleh pihak SPPG.
Dimana dalam proses pembelian beras yang dilakukan koperasi yayasan SPPG, awalnya membeli 9 kantong beras. Namun yang datang hanya 7 kantong.
Padahal dalam laporan keuangan, beras yang dibeli dan dibayar oleh pihak Koperasi Yayasan SPPG berjumlah 11 kantong beras.
“Koperasi Yayasan PO 11 kantong beras. Yang datang 9. Pesan 9 yang datang 7. Padahal bayar ya tetap 11. Lapor ke BGN juga tetap 11,” katanya.
Dalam narasi video berjudul “Kesaksian Mantan Akuntan SPPG: Beli 11, Datang 9, Lapor 11. Ini Bukan Efisiensi, Ini Korupsi!” dijelaskan bagaimana praktik korupsi atau mark up itu dilakukan pihak SPPG dengan memanipulasi laporan keuangan.
“Logika sederhananya, jika SPPG membeli 11 unit, namun yang diterima di lapangan hanya 9, di mana 2 unit sisanya? Tapi di buku laporan kepada BGN, mereka tetap mencatat 11. Inilah yang disebut dengan manipulasi laporan keuangan,” begitu bunyi narasi tersebut .
Uniknya sejumlah warganet sendiri tak merasa aneh atau khawatir dengan praktik mark up semacam itu. Mereka bahkan menyebut hal semacam itu sudah lazim terjadi dan dilakukan banyak SPPG.
“Heeee dapurku juga gitu. Po ayam 250 kg yang datang 200 kg laporan tetap 250 kg” ujar salah seorang netizen.
Tak khawatir dengan dugaan praktik korupsi yang berpotensi merugikan negara, netizen justru khawatir dengan keselamatan wanita mantan akuntan SPPG yang berani speak up tersebut.
“Plis diblur aja muka mbaknya, takut banget malah kejadian yg ngk2,” ujar salah seorang netizen.
“Harusnya blur itu muka mbaknya, pasti banyak terror gak jelas nanti,” timbal akun lainnya.
“Hati2 mbak..banyak yg mengintai,” tulis akun lain lagi. ***



