SDN Keputran 2 Kota Yogyakarta Galakkan Edukasi Pertanian Masuk Sekolah

3 Min Read
Students in uniforms kneeling around a large pile of mulch, planting outdoors with a teacher or adult guiding them.
Puluhan siswa di SD Keputran 2 Kota Yogyakarta tampak memadati halaman sekolah mengikuti program Pertanian Masuk Sekolah. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co- Suasana meriah terjadi di SD Negeri Keputran 2 Kota Yogyakarta, Senin (15/6/2026). Puluhan siswa tampak memadati halaman sekolah dengan riuh dan penuh tawa. Mengikuti program Pertanian Masuk Sekolah atau akrab disebut “Tani Mase” yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta di halaman SD Negeri 2 Kota Yogyakarta.

Ketua Tim Kerja Bimbingan Usaha Pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Rita Damayanti, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia pertanian secara dini kepada generasi muda di tengah fenomena keterbatasan lahan perkotaan.

“Sasaran kita anak-anak Sekolah Dasar (SD) agar lebih mengenal pertanian dan pada akhirnya nanti mereka cinta pertanian sehingga budi daya menanam ini tidak akan punah,” katanya.

Close-up of a woman outdoors, wearing a light gray shirt with teal piping, looking off to the side; bikes and trees in the background.
Ketua Tim Kerja Bimbingan Usaha Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Rita Damayanti. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Rita mengatakan, dalam kegiatan ini, anak-anak langsung praktik cara menanam dengan media tanam polibag sama bibit sayur di antaranya cabai, sawi, dan terong. 

“Tanaman yang sudah mereka tanam sendiri di halaman sekolah, dibolehkan untuk dibawa pulang, agar dirawat di rumahnya masing-masing,” katanya.

Menumbuhkan Cinta Lingkungan

Rita mengatakan pula, target utamanya adalah mengalihkan perhatian murid dari ketergantungan pada gawai serta menumbuhkan rasa cinta lingkungan melalui budi daya menanam. ​

“Anak-anak sekarang lebih senang dengan gadget, melalui Tani Mase ini, kita berusaha mengingatkan kembali dan mengajak mereka mengenal dunia pertanian,” katanya.

Close-up of a woman in a mustard hijab and glasses outdoors, with parked motorcycles and greenery in the background.
Kepala SD Negeri 2 Kota Yogyakarta, Novi Kristiani. (Foto: Setiaky A Kusuma)


Kepala SD Negeri 2 Kota Yogyakarta, Novi Kristiani, menuturkan, melihat anak-anak sangat antusias sekali, ada pembelajaran yang mendukung dalam kegiatan itu. Seperti pelajaran ilmu pengetahuan alam, salah satunya juga ada materi sayur mayur, materi bagaimana cara menanam yang baik, dan macam-macam tumbuhan seperti itu.

“Dalam kegiatan ini ada nilai kerja sama yang baik antara SD Negeri 2 Kota Yogyakarta dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta yang bisa membentuk karakter anak untuk bisa cinta lingkungan maupun cinta sayur mayur,” katanya.,

Close-up of a person wearing a blue hijab outdoors, with motorcycles parked behind.
Dafiya Khaeria Maniska siswa kelas V. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Salah satu siswa kelas V yang ikut kegiatan ini, Dafiya Khaeria Maniska, mengatakan, sangat senang sekali bisa mempraktikkan langsung cara menanam sayur bersama teman-teman sekelasnya.

Teknik menanam dengan polibag membuka pandangan baru, bahwa bertani tidak melulu harus memiliki sawah yang luas. 

“Ternyata seru banget. Nanti tanamannya aku bawa pulang, dirawat di rumah sampai tumbuh subur,” pungkasnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment