Mabur.co- Dolar AS kembali terpuruk di tengah gejolak geopolitik dan sentimen pasar yang mulai goyah.
Pelemahan ini terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana penarikan pasukan dari Iran, sekaligus mengisyaratkan kemungkinan gencatan senjata.
Pasar bereaksi cepat, dan nilai tukar dolar langsung terkoreksi terhadap enam mata uang utama dunia.
Pelemahan terjadi di tengah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim Iran meminta gencatan senjata.
Mengutip Xinhua, Jumat (3/4/2026), indeks dolar yang mengukur nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,32 persen menjadi 99,648.
Pada penutupan perdagangan di New York, euro naik menjadi USD1,1607 dari USD1,1523 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3324 dari USD1,3189 pada sesi sebelumnya.
Dolar AS diperdagangkan pada 158,82 yen Jepang, lebih rendah dari 158,95 yen Jepang pada sesi sebelumnya.
Dolar AS melemah menjadi 0,7931 franc Swiss dari 0,8008 franc Swiss.
Mata uang Negeri Paman Sam itu juga turun menjadi 1,3895 dolar Kanada dari 1,3937 dolar Kanada.
Dolar AS merosot menjadi 9,3935 krona Swedia dari 9,4895 krona Swedia.



