Tak Kuat Menanjak, Truk Tronton Muatan Mill Terguling di Jalan Jogja-Wonosari

2 Min Read
Firefighters in orange and blue protective gear spraying water through a hose in a smoke-filled street during a fire event.
Personel BPBD Bantul bersama sejumlah pihak sedang melakukan pembersihan material gypsum yang tumpah dikarenakan laka tunggal di tikungan Jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan. (Foto: Dok. BPBD Bantul)

Mabur.co-  Ramai di media sosial sejumlah pengguna jalan di tikungan Jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul terganggu dengan debu tebal berwarna putih.

Dalam video viral yang diunggah, para pengendara harus berjalan pelan dan berhati-hati saat melintas di tikungan bokong semar, Tambalan, Srimartani, Piyungan, Bantul.

“Jalan Piyungan penuh debu, kurang tahu ini bahan berbahaya atau tidak. Hati-hati saja kalau mau kondangan ke Wonosari dan naik motor, pasti bakal putih semua bajunya,” dilansir akun Instagram @merapi_uncover pada Minggu (24/5/2026).

Terlihat dari video para pengendara harus melewati debu yang cukup pekat dengan penuh kehati-hatian. Pengendara juga harus pelan-pelan saat melintas karena keterbatasan jarak pandang.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan oleh RS (61), warga Wonosobo, melaju dari arah atas (Gunungkidul) menuju ke arah bawah (Yogyakarta).

Kontur Jalan Menikung Tajam

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) yang memiliki kontur jalan menurun dan menikung tajam, truk tersebut sempat mengambil lajur sebelah kanan.

“Saat sopir bermaksud mengembalikan posisi truk ke lajur kiri, tiba-tiba kendaraan menjadi tidak stabil, miring, hingga akhirnya terguling ke sisi kanan,” jelasnya saat dikonfirmasi Mabur.co (Minggu 24/5/2026).

Iptu Rita mengatakan, akibat kecelakaan ini, pengemudi truk, RS, mengalami luka lecet pada kaki kanan serta memar pada bagian punggung dan penumpang atau kenek truk, DI (50), warga Purworejo, mengalami luka yang cukup parah.

“Kedua korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans warga ke RSI PDHI Kalasan untuk mendapatkan perawatan medis,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Damkarmat BPBD Kabupaten Kristanto Kurniawan, mengatakan, upaya evakuasi dilakukan dengan dinas terkait pada pagi tadi sekitar pukul 5.30 WIB. 

“Mobil tronton beserta sisa material dapat dievakuasi, akan tetapi terdapat banyak sisa material yang menutupi jalan dan mengakibatkan debu menutup akses jalan hingga memutus jalur,” jelasnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment