Mabur.co – Biasanya, istilah “gemoy” (gemas/lucu) lebih sering diarahkan kepada seseorang yang memiliki perawakan badan atau penampilan yang lucu dan menggemaskan.
Namun di kawasan Pedusan, Argomulyo, Sedayu, Bantul, rupanya ada Mie Ayam yang juga memiliki penampilan yang bisa dibilang “gemoy”, alias memiliki porsi yang cukup besar dari Mie Ayam pada umumnya.
Dan sesuai dengan porsinya, warung Mie Ayam ini juga diberi nama “Mie Ayam Gemoy”, yang berlokasi di Argomulyo, Sedayu, Bantul.
Usut punya usut, nama warung ini terinspirasi dari bentuk badan sang pemilik, Edi Laksono, yang kebetulan juga berbadan “gemoy”.
“Dulu emang kita sempat bingung mau pakai nama apa. Tapi kalau dipikir-pikir, sekarang kan lagi musim tuh yang namanya “gemoy”. Jadi ya ‘apa kita pakai aja ya nama itu’. Kebetulan kan kayaknya belum pernah ada warung Mie Ayam yang pakai nama “gemoy”. Terus suami saya juga kebetulan emang gemoy juga badannya,” ujar Suciyati, istri dari Edi Laksono, saat ditemui di warungnya, Kamis (11/6/2026).
Tidak Semuanya Memiliki Porsi “Gemoy”
Suciyati menambahkan, dengan pemilihan nama tersebut, pihaknya juga ingin mem-branding istilah “gemoy” dalam berbagai menu yang disajian, meskipun tidak bisa selalu 100% menjanjikan akan full porsi gemoy setiap harinya.
Baca Juga: Zaman Serba Canggih, Pengusaha Mie Ayam Tetap Andalkan Metode Konvensional
“Memang sih kita pinginnya gitu (full porsi “gemoy” untuk semua menu), tapi ya kadang nggak bisa mastiin juga. Tergantung stok-nya ada apa enggak,” tambah Suciyati.
Selain mie ayam sebagai menu andalan, warung ini juga menyediakan menu-menu porsi “gemoy” lainnya, seperti Bakso, Mie Ayam Bakso, Bakso jumbo, dan juga Soto. Semuanya dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. (*)

