Teater Boneka asal Yogyakarta Tampil Memukau di Jerman

3 Min Read
Group of people posing with a large cardboard humanoid sculpture outdoors in front of a historic stone building with arches and banners.
Kelompok teater boneka asal Yogyakarta Papermoon Puppet saat berada di Jerman. (Foto: Instagram@andreaspraditya)

Mabur.co – Kelompok teater boneka asal Yogyakarta, Papermoon Puppet Theatre, sukses mencuri perhatian publik Jerman dalam ajang seni internasional Theater der Welt yang digelar di Chemnitz pada 19 dan 20 Juni 2026. 

Penampilan mereka bahkan mendapatkan standing ovation atau tepuk tangan berdiri hingga 10 menit dari ratusan penonton yang memenuhi gedung pertunjukan. 

Peristiwa membanggakan itu nampak dalam unggahan akun resmi media sosial Instagram Papermoon Puppet bersama Theather der Welt dan The Festival Academy. 

Large yellow bear mascot on a stage beside performers, facing a packed audience in a theater.
Suasana saat penonton memberikan standing ovation pada Papermoon Puppet (Foto: Tangkapan layar IG@Papermoonpuppet)

Dalam video unggahan tersebut Paper Moon Puppet sendiri mengaku sama sekali tidak menyangka bisa mendapatkan apresiasi luar biasa dari publik Jerman.

Pasalnya mereka mengaku bahwa sebelum pementasan dimulai, kru setempat sempat mengingatkan agar mereka tidak terlalu berharap mendapat sambutan berupa standing ovation.

Menurut kru, penonton Jerman dikenal tidak terbiasa menunjukkan apresiasi dengan berdiri dan bertepuk tangan setelah pertunjukan.

Namun ternyata hal itu berubah saat pementasan mereka berakhir. Setelah dua kali tampil, para penonton justru memberikan tepuk tangan sambil berdiri selama lebih dari sepuluh menit. 

Sambutan hangat itu pun menjadi momen tak terlupakan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi kelompok teater asal Jogja tersebut.

Standing ovation terjadi karena ada dorongan dalam diri yang besar yang meminta seseorang berdiri, bersorak, dan memberi tepuk tangan untuk memberikan apresiasi,” tulis Paper Moon Puppet.

Dalam unggahan itu, Papermoon Puppet menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara Theater der Welt, Theater Chemnitz, serta Simon J. Abrahams yang telah membawa mereka tampil di Jerman. 

Stage performance featuring a tall giant puppet made of geometric paper strands, surrounded by dancers and billowing white fabric pieces.
Penampilan kelompok teater boneka asal Yogyakarta Papermoon Puppet saat berada di Jerman (Foto: Instagram@andreaspraditya)

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada co-producer mereka, Rachyl dari Esplanade Singapore, yang disebut berperan besar mewujudkan kesempatan tersebut.

Unggahan itu sendiri langsung dibanjiri ucapan selamat dari berbagai kalangan.

Sutradara Garin Nugroho memberikan apresiasi dengan menulis, “Saluteee.” Begitu juga dengan sutradara Riri Reza yang menulis, “Waaah banggaku.”

Sementara produser dan sutradara Mira Lesmana tak kalah antusias. Ia memberikan komentar, “Whoaaaaaa” disertai emoji tepuk tangan dan simbol penghargaan. Sastrawan Agus Noor juga menyampaikan ucapan, “Great and salute @papermoonpuppet.”

Tak hanya dari kalangan seniman Indonesia, akun resmi Theater der Welt sendiri juga turut menyampaikan apresiasi atas penampilan kelompok teater asal Yogyakarta tersebut.

Thank you for bringing your spectacular show to Chemnitz!” tulis mereka.

Ucapan selamat juga datang dari tokoh nasional Yenny Wahid serta banyak penggemar yang mengaku bangga melihat karya seni Indonesia mendapat sambutan luar biasa di panggung internasional.

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment