Mabur.co – Kota Bandung tak hanya dikenal sebagai surga kuliner dan pusat belanja, tetapi juga menyimpan jejak sejarah panjang perjalanan bangsa.
Di Kota Kembang inilah berbagai bangunan peninggalan kolonial, museum, hingga monumen perjuangan kemerdekaan berdiri megah di sejumlah lokasi.
Bagi wisatawan khususnya pecinta sejarah, sejumlah destinasi ini bisa menjadi pilihan menarik untuk menikmati momen libur sekolah saat ini.
Selain menawarkan pengalaman berbeda, sejumlah destinasi ini juga bisa menjadi wahana edukasi yang cocok dikunjungi bersama keluarga.
Berikut 10 destinasi wisata sejarah yang wajib masuk dalam daftar kunjungan saat berada di Bandung dikutip dari berbagai sumber, Minggu (28/6/2026):
1. Gedung Merdeka dan Museum Konferensi Asia Afrika
Gedung Merdeka merupakan salah satu bangunan paling bersejarah di Indonesia. Presiden Soekarno mengganti nama gedung yang sebelumnya bernama Societeit Concordia menjadi Gedung Merdeka pada 7 April 1955 sebagai simbol semangat kemerdekaan bangsa-bangsa Asia dan Afrika.
Di gedung inilah Konferensi Asia Afrika digelar pada 1955 dan melahirkan Dasasila Bandung yang menjadi tonggak penting hubungan internasional.
Berada dalam satu kompleks, Museum Konferensi Asia Afrika menyimpan berbagai koleksi foto, dokumen, artefak, hingga ruang sidang asli yang membawa pengunjung menelusuri sejarah lahirnya solidaritas negara-negara Asia dan Afrika.
2. Gedung Sate
Gedung Sate merupakan ikon Kota Bandung yang dibangun pada 1920 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Bangunan bergaya arsitektur Indische Empire ini memadukan unsur Eropa dan Nusantara, dengan ornamen tusuk sate di puncak menara yang menjadi asal-usul namanya.
Kini gedung tersebut menjadi kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekaligus memiliki Museum Gedung Sate yang menampilkan sejarah pembangunan, perjalanan pemerintahan Jawa Barat, hingga teknologi visual interaktif.
Gedung ini juga menyimpan kisah heroik karena pernah menjadi lokasi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Gurkha pada masa revolusi kemerdekaan.
3. Monumen Bandung Lautan Api
Monumen Bandung Lautan Api menjadi simbol keberanian rakyat Bandung yang memilih membumihanguskan kotanya pada 24 Maret 1946 agar tidak jatuh ke tangan penjajah.
Monumen setinggi 45 meter ini mulai dibangun pada 1968 dan diresmikan Presiden Soeharto pada 1973. Selain menjadi tempat mengenang perjuangan, kawasan ini kini menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi wisatawan, terutama menjelang sore hari.
4. Museum Geologi
Museum Geologi merupakan salah satu museum paling populer di Bandung. Museum yang berdiri sejak 1928 ini menyimpan ribuan koleksi fosil, batuan, mineral, hingga informasi mengenai gunung api dan sejarah terbentuknya bumi.
Berbagai wahana edukasi interaktif menjadikan museum ini sebagai destinasi favorit bagi pelajar maupun wisata keluarga.
5. Museum Sri Baduga
Museum Sri Baduga merupakan museum terbesar di Jawa Barat yang menyimpan kekayaan sejarah dan budaya Sunda.
Koleksinya meliputi benda arkeologi, etnografi, numismatik, seni rupa, hingga replika rumah adat dan perahu tradisional. Bangunan museum juga dirancang menyerupai rumah panggung khas Sunda sehingga menjadi daya tarik tersendiri.
6. Museum Mandala Wangsit Siliwangi
Museum ini menjadi tempat mengenang perjuangan Divisi Siliwangi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Di dalamnya tersimpan berbagai koleksi senjata, kendaraan militer, diorama, hingga dokumentasi sejumlah operasi penting seperti Palagan Bandung, penumpasan APRA, DI/TII, dan Operasi Seroja.
7. Benteng Bukit Tunggul
Berada di kawasan Lembang, Benteng Bukit Tunggul merupakan peninggalan pertahanan Hindia Belanda yang dibangun antara 1918 hingga 1930.
Selain menyuguhkan bangunan bersejarah, kawasan ini menawarkan panorama hutan pinus dan Gunung Tangkuban Parahu. Kini Benteng Bukit Tunggul juga menjadi lokasi wisata alam yang dilengkapi area berkemah, gardu pandang, serta berbagai aktivitas luar ruang.
8. Museum Pos Indonesia
Museum Pos Indonesia berada di kawasan Gedung Sate dan menjadi salah satu museum unik di Indonesia.
Di sini pengunjung dapat melihat sejarah perkembangan layanan pos sejak masa kolonial melalui koleksi perangko langka, surat-surat kerajaan, kendaraan pengantar surat, hingga berbagai peralatan komunikasi dari masa ke masa.
Bagi generasi muda yang lahir di era digital dan belum mengenal sarana komunikasi pra-digital museum ini sangat cocok dikunjungi.
9. Monumen Penjara Banceuy
Monumen Penjara Banceuy merupakan bekas penjara tempat Presiden Soekarno pernah ditahan pemerintah kolonial Belanda pada 1929.
Situs sejarah ini menjadi saksi perjuangan Bung Karno sebelum Indonesia merdeka. Di dalam kompleks monumen masih terdapat replika sel tahanan yang menggambarkan kondisi penjara saat itu.
10. Rumah Sejarah Inggit Garnasih
Rumah Inggit Garnasih menjadi salah satu destinasi sejarah yang menyimpan kisah perjuangan nasional.
Di rumah inilah Inggit Garnasih, istri kedua Soekarno, mendampingi sang proklamator selama masa pergerakan melawan penjajah. Berbagai koleksi pribadi, foto, serta benda peninggalan masih tersimpan dan menjadi pengingat besarnya peran Inggit dalam perjalanan sejarah bangsa.

