Kebakaran Meluas, Kawasan Wisata Bromo Ditutup Total, Ini Penyebabnya 

2 Min Read
Volcanic eruption with lava flow and smoke rising from a rocky slope; scorched hillside and sparse trees in the foreground.
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan wisata Bromo, Jawa Timur (foto : Instagram)

Mabur.co — Akibat kebakaran hutan dan lahan yang semakin meluas, akses wisatawan menuju kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, secara resmi ditutup total.

Penutupan akses dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBT) mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB malam.

Penutupan Menyeluruh

Penutupan ini berlaku menyeluruh, di mana wisatawan tidak diperbolehkan memasuki kawasan Bromo melalui seluruh pintu masuk TNBTS.

Baik itu melalui pintu masuk kawasan Cemoro Lawang di Probolinggo, Wonokitri di Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Malang, serta Senduro di Lumajang

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, sebagaimana dilansir Antara, mengatakan, kebijakan penutupan akses wisatawan ini dilakukan agar proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif dan keselamatan pengunjung tetap terjamin.

Selain wisatawan, masyarakat dan pelaku jasa wisata juga diminta menghentikan sementara aktivitas di kawasan yang terdampak.

Wildfire burning through a dry field with orange flames and smoke around trees.
Kebakaran yang melanda kawasan wisata Bromo, Jawa Timur. (Foto: Instagram)

Pengelola juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap penggunaan api.

Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya titik api baru selama kondisi kawasan masih rawan.

Api Sisa Perapian

Sebelumnya, sejumlah area di kawasan wisata Bromo mengalami kebakaran hebat. Kebakaran terjadi di beberapa titik termasuk kawasan kaldera seluas kurang lebih 176 hektar.

Berdasarkan informasi TNBTS, api diduga pertama kali muncul akibat aktivitas manusia, termasuk sisa perapian yang digunakan di kawasan tersebut.

Api dengan cepat menyebar karena kawasan tersebut merupakan hamparan savana dengan banyak vegetasi berupa ilalang dan rumput kering yang mudah terbakar.

Sejumlah petugas diketahui cukup kesulitan memadamkan api. Karena itu, berbagai metode dikerahkan mulai dari penggunaan drone water spray hingga helikopter water bombing untuk menjatuhkan air dari udara.

Hingga kini belum ditentukan kapan kawasan wisata  Bromo kembali dibuka. Keputusan pembukaan akan bergantung pada kondisi kebakaran dan hasil evaluasi keselamatan kawasan.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar