Mabur.co – Timnas Prancis dan Inggris sama-sama harus mengubur impian mereka meraih gelar juara dunia pada edisi 2026 kali ini, setelah keduanya takluk dari Spanyol dan Argentina di babak semifinal, yang berlangsung beberapa hari sebelumnya.
Namun keduanya masih memiliki kesempatan untuk menutup cerita di Piala Dunia 2026 kali ini dengan sedikit pelipur lara, yakni pertandingan perebutan posisi ketiga di kejuaraan ini, dan meraih medali perunggu.
Pertandingan antara dua raksasa Eropa ini akan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, Amerika Serikat, Minggu dini hari nanti (19/7/2026).
Meskipun pertandingan ini bisa dibilang merupakan pertandingan yang paling “tidak diinginkan” di turnamen kali ini, namun gengsi meraih posisi ketiga dari total 48 tim merupakan sesuatu yang tidak bisa dianggap buruk sama sekali.
Karena itu menandakan bahwa mereka telah berjuang hingga babak akhir, untuk mencapai sesuatu yang belum tentu bisa diraih oleh banyak negara.
Di tengah kekecewaan yang masih menyelimuti skuad Prancis dan Inggris di fase sebelumnya, mereka tetap berkomitmen untuk menampilkan permainan terbaik di pertandingan ini, sekalipun hanya memperebutkan posisi ketiga turnamen.
Berpeluang Meraih Top Skor

Selain perebutan posisi ketiga dari segi tim, masih ada satu pencapaian berikutnya yang dapat diperebutkan dari pertandingan ini, yakni persaingan sepatu emas (top skor) Piala Dunia 2026.
Terdapat tiga kandidat yang masih berpeluang meraih gelar individual ini, di antaranya Kylian Mbappe dari Prancis, yang saat ini masih memimpin daftar top skor bersama mega bintang Argentina, Lionel Messi, dengan total 8 gol, serta dua andalan Inggris, yakni Harry Kane dan Jude Belligham, masing-masing dengan koleksi 6 gol.
Meski gelar individual ini tidaklah seprestisius gelar utama yakni trofi piala dunia, namun gelar top skor tetap menjadi sesuatu yang layak diperjuangkan oleh nama-nama di atas.
Kylian Mbappe sendiri adalah peraih golden boot pada edisi sebelumnya (2022). Ia pun berkesempatan mempertahankan kembali gelar individualnya tersebut, jika berhasil mencetak gol atau assist ke gawang Inggris dalam pertandingan dini hari nanti.
Namun, jangan lupakan juga dua nama jagoan The Three Lions yang sedang on fire di turnamen ini, yakni Harry Kane dan Jude Bellingham.
Keduanya boleh saja tertinggal perolehan dua gol dari Mbappe, namun determinasi yang telah mereka tunjukkan sejak babak penyisihan grup, menunjukkan bahwa keduanya bertekad mengakhiri turnamen di Amerika Serikat dengan cerita manis, setidaknya dari segi pencapaian individu.
Gol-gol keduanya jugalah yang berhasil membawa Inggris melaju sampai sejauh ini, meskipun akhirnya harus kandas di tangan sang juara bertahan Argentina di babak semifinal lalu.
Menarik untuk dinantikan, bagaimana duel dua tim “pesakitan” ini mampu menghasilkan pertandingan yang dapat dinikmati oleh jutaan pasang mata di seluruh dunia. Meskipun keduanya masih diliputi kekecewaan mendalam akibat kekalahan di fase semifinal lalu.
Siapa yang lebih cepat bangkit dan move on dari performa buruk di babak semifinal lalu, diprediksi akan lebih mudah memenangkan pertandingan “hiburan” ini, sekaligus meraih status sebagai juara tiga di Piala Dunia 2026. (*)
