Mabur.co – Kiper asal Cape Verde, Josimar José Évora Dias, atau yang lebih dikenal dengan nama Vozinha, sukses mencuri perhatian di ajang Piala Dunia 2026 kali ini.
Ia pun berhasil membawa skuad asuhan Bubista lolos dari fase grup, bahkan langsung duduk di posisi runner-up grup H di bawah finalis Piala Dunia saat ini, Spanyol. Sebelum akhirnya kandas di babak 32 besar oleh lawan Spanyol di babak final nanti, yakni Argentina.
Dengan kata lain, Vozinha dan Cape Verde sudah memiliki pengalaman menghadapi dua finalis Piala Dunia tahun ini, di mana mereka berhasil menahan imbang keduanya di waktu normal (90 menit). Selain itu, Cape Verde juga sudah dipastikan berpengalaman menghadapi juara dunia 2026 nanti.
Meksipun Cape Verde sejatinya tidak pernah memenangkan satu pun pertandingan di Piala Dunia kali ini, namun Vozinha dan kawan-kawan juga sama sekali tak terkalahkan dalam empat laga yang dijalaninya, setidaknya selama waktu normal.
Selain itu, aksi penyelamatan Vozinha sejak menghadapi Spanyol hingga Argentina beberapa waktu lalu, telah mengundang decak kagum dari dunia internasional.
Setelah Cape Verde tersingkir dari Argentina di babak 32 besar lalu, dunia kini telah mengenal negara bernama Cape Verde dan siapa sosok Vozinha, kiper berusia 40 tahun yang begitu berjasa membawa Cape Verde sampai ke titik ini.
Akun Instagram-nya (@vozinha1) yang dulunya hanya diikuti oleh 50 ribu followers, kini melonjak drastis menjadi 29,3 juta followers, alias bertambah sekitar 29,25 juta followers baru, atau meningkat lebih dari 500%, sejak dirinya tampil bersama Cape Verde di Piala Dunia 2026.
Dari Negara Kecil di Benua Afrika
Tentu saja Vozinha tak pernah menyangka bisa menjadi sepopuler ini setelah bermain di Piala Dunia. Karena baginya, ia hanya ingin menjadi pesepakbola profesional, meskipun berasal dari negara kecil di benua Afrika seperti Cape Verde.
“Saya sangat senang dan bersyukur atas segala yang saya alami di hidup saya. Tapi sejujurnya saya tidak pernah menyangka semuanya akan jadi seperti sekarang (menjadi populer setelah tampil di Piala Dunia). Semuanya terasa gila bagi saya. Dulu saya sering berkumpul bersama orang-orang dan bermain bola bersama, tapi sekarang ini semuanya terasa sulit, karena saya selalu dicegat untuk dimintai foto dan segala macam,” ucap Vozinha, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube CBS Mornings, Jumat (17/7/2026).
Selain itu, Vozinha juga mengaku bahwa negaranya kini mulai dikenal oleh dunia internasional, berkat keikutsertaannya di Piala Dunia lalu.
“Saya juga senang (setelah tampil bersama Cape Verde di Piala Dunia 2026). Karena dulu ketika kami bilang ‘Kami orang Cape Verde’, lalu orang-orang pasti akan bertanya ‘di manakah negara itu (lokasinya)?’, dan sebagainya. Tapi setelah (tampil di) Piala Dunia ini, kita tidak perlu lagi menerima pertanyaan semacam itu. Dari sini kita juga bisa memperkenalkan Cape Verde kepada dunia. Itu adalah sesuatu yang sangat menyenangkan untuk saya,” tambah Vozinha.
Vozinha Bertekad Tampil Lebih Baik Lagi
Setelah penampilan impresifnya di Amerika Serikat, Vozinha masih bertekad untuk tampil lebih baik lagi dalam karier profesionalnya. Ia pun mengaku masih ingin bermain setidaknya satu hingga dua tahun lagi, untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Bahkan salah satu klub di Amerika Serikat, yakni Inter Miami, dikabarkan tertarik untuk merekrut kiper berusia 40 tahun itu di musim panas ini, menyusul kontraknya yang telah habis bersama klub sebelumnya, Chaves, yang bermain di divisi dua Liga Portugal pada musim lalu.
Ia pun berkesempatan untuk menjadi rekan satu tim salah satu rivalnya di Piala Dunia lalu, yakni sang mega bintang Argentina, Lionel Messi.
Sebuah pengalaman yang tentunya tidak pernah terbayangkan oleh Vozinha, sebelum tampil di Piala Dunia 2026. (*)
