Mabur.co – Munculnya fenomena pengibaran Bendera Merah-Putih setengah tiang, kembali muncul di momen menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia.
Tahun ini, menjelang HUT RI ke-81, sejumlah warga nampak mengibarkan bendera setengah tiang di lingkungan rumah mereka. Hal itu terlihat dalam sejumlah postingan di media sosial seperti Tik Tok.
Tak hanya memasang di lingkungan rumah sendiri, mereka bahkan juga mengajak agar semua masyarakat melakukan hal yang sama di momen peringatan HUT RI yang diperingati setiap bulan Agustus ini.
Akun Pengibar Bendera Setengah Tiang
Salah satu video pengibaran bendera setengah tiang tersebut diunggah akun TikTok @AYO CIANJUR. Dalam video terlihat sejumlah Bendera Merah-Putih berkibar setengah tiang di sepanjang jalan kawasan permukiman.
Pengunggah menyertakan narasi bahwa lokasi diduga berada di wilayah Jawa Barat. Namun, lokasi pasti maupun alasan pengibaran bendera setengah tiang tersebut belum dapat dipastikan.
“Sebuah video memperlihatkan deretan Bendera Merah-Putih yang dikibarkan setengah tiang di sepanjang jalan permukiman warga menjelang bulan kemerdekaan. Meski terdengar logat dan situasi permukiman khas wilayah Jawa Barat, lokasi serta alasan pasti di balik aksi pengibaran bendera setengah tiang ini belum diketahui secara persis. Perekam video mengisyaratkan hal ini sebagai bentuk duka, keprihatinan, dan sindiran untuk para pejabat. Gimana menurut pendapat kalian?” tulis akun tersebut, dikutip mabur.co, Selasa (28/7/2026).
Unggahan itu menarik perhatian pengguna TikTok. Hingga data yang dibagikan, video tersebut telah memperoleh sekitar 147 ribu tanda suka, 1.961 komentar, dan 747 kali dibagikan.
Kolom komentar pun dipenuhi beragam tanggapan. Sebagian warganet mengaitkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi bangsa dan jalannya pemerintahan saat ini.
Akun @MARTIN ARY SAPUTRA menulis, “17 tahun ini saya ga ikutan rayakan bg. Kita belum merdeka, korupsi di mana-mana, rakyat masih menderita.”
Komentar senada disampaikan akun @ekaprehatin yang mengaku tidak akan mengibarkan bendera karena merasa kecewa terhadap pemerintahan.
Sementara akun @eriana menyebut dirinya akan memasang bendera setengah tiang sebagai simbol duka atas kondisi pemerintahan dan penegakan hukum.
Komentar lain datang dari akun @ALISHA_342 yang menyebut pengibaran bendera setengah tiang merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum dan menurunnya kepercayaan kepada pemerintah.
Adapun akun @Dide MMC menilai Indonesia saat ini belum sepenuhnya merdeka, sedangkan akun @Nurdin menuliskan bahwa masyarakat mulai jenuh terhadap perilaku para pejabat.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana media sosial menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan pendapat dan aspirasi, termasuk menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi yang dapat memastikan apakah pengibaran bendera setengah tiang dalam video tersebut merupakan aksi yang dilakukan secara terorganisasi atau hanya terjadi di lokasi tertentu. Identitas lokasi serta latar belakang pengibaran bendera juga belum terverifikasi.
Bukan Kali Pertama Terjadi
Fenomena pengibaran bendera tak lazim di momen peringatan HUT RI semacam ini bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Tahun lalu fenomena semacam ini juga muncul namun dengan format yang berbeda.
Masyarakat memilih mengibarkan bendera atribut One Piece bersama Merah Putih. Bendera Jolly Roger dengan simbol tengkorak di atas tulang bersilang ini biasa digunakan dalam cerita semesta One Piece sebagai identitas bajak laut.
Bendera yang dipakai sebagai simbol perlawanan bajak laut terhadap penguasa pemerintah dunia ini dipasang, diperbaiki mulai dari lingkungan rumah, hingga kendaraan termasuk truk, dan mobil lainnya sebagai bentuk kekecewaan publik terhadap kondisi Indonesia.
