Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Rompi Pelampung

3 Min Read
Person in an orange life jacket on a boat deck uses binoculars to scan the sea, with a distant ship on the horizon in calm blue waters.
Upaya pencarian 5 wartawan foto dan 3 kru kapal yang hilang di perairan Selat Sunda. (Foto: Dok Basarnas Banten)

Mabur.co — Tim SAR gabungan menemukan sebuah rompi pelampung atau life jacket saat melakukan pencarian 5 wartawan serta 3 orang kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Rompi pelampung tersebut ditemukan oleh tim TNI Angkatan Laut sekitar 7,05 mil laut dari wilayah barat Anyer. Lokasi itu diperkirakan sekitar 10-12 mil laut dari lokasi terakhir keberadaan kapal diketahui. 

Meski menjadi temuan pertama sejak proses pencarian dua hari lalu, namun, TNI Angkatan Laut belum memastikan rompi tersebut berkaitan dengan delapan orang yang masih dicari.

Benda Serupa Tabung

Komandan Lanal Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, mengatakan, rompi yang ditemukan tidak memiliki identitas. Tim juga menemukan sebuah benda menyerupai tabung atau botol berwarna putih yang umum digunakan nelayan.

“Untuk temuan tim KAL Anyer saat ini masih akan dilaksanakan identifikasi terlebih dahulu. Jadi, untuk kejelasannya mohon dari rekan-rekan menunggu, mengingat posisi penemuan tersebut cukup jauh dari lokasi kejadian,” kata Wawan dikutip dari Antara, Kamis (10/9/2026).

Menurut Wawan seluruh benda yang ditemukan akan dibawa ke posko untuk diperiksa lebih lanjut. Identifikasi juga akan dilakukan dengan membandingkan karakteristik barang dengan perlengkapan kapal yang digunakan rombongan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kesimpulan sebelum barang-barang tersebut dipastikan memiliki kaitan dengan korban.

“Kepastiannya kita akan kumpulkan seluruh temuan dari rekan-rekan di lapangan di posko untuk identifikasi terlebih dahulu, sebelum kita merilis apakah itu benar temuan berkaitan barang milik korban atau bukan,” ujarnya.

Belasan Kapal, Pesawat, hingga Helikopter Dikerahkan

Di tengah temuan tersebut, operasi pencarian masih terus dilakukan hingga Kamis hari ini. Basarnas bahkan terus memperluas pencarian dari jalur darat maupun udara dengan mengerahkan 11 kapal serta helikopter dan pesawat.

Armada tersebut berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI AL, kepolisian, Basarnas dan potensi SAR lainnya. Sebanyak lebih dari 300 personel juga turut diterjunkan dalam operasi pencarian tersebut.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan pencarian dari udara yang dilakukan Kamis belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban di daratan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Kalau saya pribadi dengan pesawat tadi memang belum melihat. Tapi hasil operasi hari ini tentunya dari laporan enam sektor yang ada di lapangan dan itu nanti akan dilaporkan ke posko gabungan,” kata Syafii masih dikutip Antara.

Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan secara intensif selama tujuh hari ke depan sesuai pedoman operasi SAR internasional IAMSAR.

Pada hari ketujuh, Basarnas baru akan menggelar rapat bersama unsur terkait, termasuk PVMBG, BMKG dan tim medis, untuk menentukan evaluasi serta langkah selanjutnya.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar