‘Bentang Jiwa Klowor’, Pameran Tunggal Perupa Klowor Waldiyono Usung Isu Gunung dan Candi

2 Min Read
Vivid painting of a dark temple or stupa at center, surrounded by glowing orange lanterns floating above a tropical landscape with palm trees; swirling purple night sky behind.
Lukisan karya Klowor Waldiyono 'Lentera Doa' menggambarkan suasana malam pelepasan lampion dalam perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak di Candi Borobudur. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co – Perupa Klowor Waldiyono menghadirkan perjalanan seni dan spiritualnya melalui Pameran di GRAMM HOTEL by Ambarrukmo, Yogyakarta.

Pameran ini digelar sejak 3-30 September 2026. Klowor membawa sekitar 13 karya dalam pameran tunggal tersebut.

Ia merangkai pengalaman hidup, perjalanan, dan pengamatan terhadap lingkungan menjadi karya visual. Pameran Bentang Jiwa Klowor juga menandai perjalanan panjangnya sebagai seniman. Klowor mulai berkarya sejak 1987. Hingga kini, ia telah menghasilkan ribuan karya.

Woman in a beige jacket being interviewed, with a microphone visible near her mouth and a large speaker in the background.
Pelukis Klowor Waldiyono. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Klowor, menjelaskan, proses berkarya tidak muncul secara instan. Ia terus mengembangkan gagasan melalui perjalanan dan pengalaman sehari-hari.

Mendapat Inspirasi dari Alam

Karena itu, ia kerap membawa perlengkapan melukis ketika bepergian, kemudian melukis secara langsung saat menemukan objek atau suasana yang menarik.

“Saya mendapat inspirasi dari sejumlah tempat, seperti Merapi, Merbabu, Cilacap, kawasan Tugu Yogyakarta, dan berbagai lokasi lainnya,” ucapnya, Jumat (11/9/2026).

Klowor menuturkan, perjalanan menjadi bagian dari proses kreatifnya. Ia tidak hanya mengamati tempat, tetapi juga merasakan suasana dan pengalaman yang muncul selama perjalanan.

Ia melihat setiap lukisan sebagai bagian dari perjalanan hidup. Ia tidak memilih satu karya sebagai yang paling istimewa.

Setiap karya memiliki karakter dan cerita sendiri. Ia bahkan memandang setiap lukisan seperti anak yang tumbuh melalui proses berbeda.

Energi Positif

Klowor berharap karya-karyanya memberikan energi positif kepada para penikmat dan kolektor. Ia berharap setiap karya dapat membawa nilai baik bagi pemiliknya.

Pameran Bentang Jiwa menjadi salah satu pameran tunggal dalam perjalanan kariernya sebagai pameran yang ke-10 atau ke-11.

“Jumlah pameran bukan satu-satunya hal yang ia kejar. Klowor justru menekankan pentingnya konsistensi. Ia terus berkarya meskipun menghadapi keterbatasan material. Seniman harus mampu beradaptasi. Karena itu, ia tetap menggunakan berbagai material yang tersedia, mulai dari kanvas, kertas, hingga cat dengan pilihan warna yang terbatas,” katanya.

TAGGED:
Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar