Terdampak Karhutla, Tes Kemampuan Akademik SMA 2026 untuk Kalteng Diundur

2 Min Read
Sejumlah daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan memutuskan untuk menunda penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik jenjang sekolah menengah atas demi keselamatan murid. (Ilustrasi Foto: Istimewa)

Mabur.co – Sejumlah daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan memutuskan untuk menunda penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik jenjang sekolah menengah atas demi keselamatan murid.

Hal ini menunjukkan dampak karhutla yang berkepanjangan bisa mengganggu kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Di Kalimantan Tengah (Kalteng), misalnya, pemerintah daerah telah menyatakan akan menunda pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA SMA mengikuti jadwal susulan demi menjaga keselamatan dan kesehatan murid. Padahal, sedianya TKA digelar serentak pada 26 Oktober hingga 8 November.

Tunda Demi Keselamatan dan Kesehatan Murid

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) mengusulkan penundaan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 demi menjaga keselamatan dan kesehatan murid di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA sederajat, SMK/MAK, dan pendidikan kesetaraan Paket C di Provinsi Kalimantan Tengah diundur. Keputusan ini diambil menyusul pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi mengganggu kesehatan serta keselamatan peserta didik,” ujarnya dilansir dari Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026).

Rahmawati menjelaskan, pelaksanaan TKA semestinya berlangsung pada hari ini Senin, 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Penyesuaian Jadwal

Penyesuaian jadwal dilakukan untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap yang membahayakan apabila mereka harus beraktivitas di luar rumah.

“Keputusan penundaan TKA berdasarkan hasil rapat terbatas yang melibatkan sejumlah instansi meliputi Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen Republik Indonesia, Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah, serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Tengah, “ujarnya.

Rahmawati menuturkan pula, koordinasi tersebut menjadi dasar penyesuaian jadwal pelaksanaan TKA di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

“Pemerintah memprioritaskan keselamatan peserta didik agar pelaksanaan asesmen tidak meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi siswa yang harus melakukan perjalanan menuju lokasi ujian,” ucapnya.

Rahmawati mengatakan, penundaan ini menjadi langkah antisipasi untuk memastikan pelaksanaan TKA 2026 di Kalimantan Tengah.

“Penundaan ini mempertimbangkan kondisi kesehatan dan keselamatan seluruh peserta,” ucapnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar