Mabur.co – Wilayah Banyumas Raya (Banyumas, Puwokerto, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara) sejatinya memiliki beragam daya tarik kesenian yang bisa dimaksimalkan, salah satunya di bidang seni lukis.
Ada pun salah satu lukisan di kawasan Banyumas Raya yang cukup populer ada di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, yang telah menjadi objek karya lukis sejak tahun 1930-an silam.
Ekosistem Berkelanjutan
Namun untuk saat ini, potensi tersebut masih belum mampu dimaksimalkan dengan baik, karena kurangnya ekosistem berkelanjutan yang dapat mendukung potensi seni yang tersedia di wilayah Banyumas Raya tersebut.
Menurut salah satu pelukis Sokaraja yang pernah menghadirkan karya di event ARTJOG 2026, Ugo Untoro, wilayah Banyumas Raya perlu mendirikan sistem seni yang baik dan berkesinambungan, untuk bisa memaksimalkan setiap potensi seni yang dimiliki. Termasuk salah satunya seni lukis dengan memanfaatkan keindahan alam Sokaraja sebagai objek utamanya.
“Di Sokaraja atau Banyumas Raya kan sangat banyak potensi (seni), ada musik, sastra, tari, lukis, dan juga film. Pada dasarnya semuanya sudah ada dan lengkap. Cuma harus ada satu sistem yang dibentuk, biar di samping mengangkat (potensi seni yang ada), juga supaya mereka bisa mandiri, dan membangun ekosistemnya sendiri, tanpa harus mengacu ke Jogja, misalnya,” ungkap Ugo Untoro, dalam sesi nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Mooi Banjoemas di Museum dan Tanah Liat (MDTL), belum lama ini.
Alternatif Pusat Seni di Jawa Tengah
Dengan memiliki sistem yang tertata rapi dan dikelola secara kontinyu, Ugo berharap bahwa wilayah Banyumas Raya kelak akan menjadi semacam “pusat seni” di Jawa Tengah, sehingga memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menyelenggarakan berbagai acara di tempatnya sendiri, tanpa harus pergi ke daerah lain, seperti di Jogja, Jakarta, Bandung, dan seterusnya.
“Banyumas Raya atau Sokaraja sendiri sebenarnya juga bisa menjadi pusat seni di Jawa Tengah. Saya pikir itu sangat memungkinkan sekali. Tinggal bagaimana cara atau membangun sistem itu. Nah di situlah tugas dari para generasi muda untuk mulai membangun hal tersebut,” tambah Ugo.
Dengan skenario semacam itu, tentunya potensi keindahan alam di Sokaraja akan semakin terangkat ke seluruh wilayah Jawa Tengah, bahkan juga seluruh wilayah Nusantara.
Sehingga akan semakin banyak masyarakat Jawa Tengah, khususnya di kawasan Banyumas Raya, yang mulai peduli dan bersedia melestarikan alam Sokaraja, salah satunya dengan menjadikannya sebagai objek seni lukis bernilai tinggi. (*)
