Saat Anggota TNI, Polri dan PNS Gembira Diangkat sebagai Abdi Dalem Keraton - Mabur.co

Saat Anggota TNI, Polri dan PNS Gembira Diangkat sebagai Abdi Dalem Keraton 

Mabur.co – Sejumlah anggota TNI, Polisi hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Yogyakarta dan sekitarnya nampak mengikuti prosesi wisuda di Keraton Kesultanan Yogyakarta dengan khidmat.

Yang menarik, dalam prosesi wisuda ini mereka tidak mengenakan seragam dinas masing-masing.

Melainkan memakai busana pranakan atau surjan lurik biru lengkap dengan blangkon bagi kaum laki-laki, serta busana kebaya takwa serta jarik dan sanggul bagi kaum perempuan.

Mereka seluruhnya juga nampak bertelanjang kaki atau tanpa mengenakan alas kaki selama prosesi wisuda tersebut berlangsung. 

Hal itulah yang terjadi saat para anggota TNI Polisi hingga PNS itu mengikuti prosesi wisuda Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, Selasa (14/04/2026).

Bertempat di Kagungan Dalem Bangsal Kasatriyan, Keraton Yogyakarta, kembali menerima dan mengangkat sejumlah Abdi Dalem baru melalui Hajad Wisudan Abdi Dalem.

Dikutip situs resmi kratonjogja.id, Kamis (16/4/2026), dalam wisuda kali ini, terdapat sebanyak 216 orang yang diangkat menjadi Abdi Dalem Keraton ataupun dinaikkan pangkatnya.

Terdiri dari unsur Punakawan (tenaga operasional yang menjalankan tugas keseharian di dalam keraton) dan Kaprajan (berasal dari TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipil).

Sebagai bentuk tanda sah atau resmi diangkat sebagai Abdi Dalem Keraton atau dinaikkan pangkatnya, mereka pun menerima Serat Kekancingan atau surat keputusan kenaikan pangkat.

Kenaikan pangkat dan jabatan ini mencakup berbagai jenjang hierarki dalam organisasi Abdi Dalem. Dari sebanyak 216 wisudawan, sebanyak 122 merupakan Abdi Dalem Reh Punakawan. Sedangkan 94 merupakan Abdi Dalem Reh Kaprajan.

Untuk Reh Punakawan antara lain meliputi 2 Sipat Bupati Anom, 3 Riya Bupati Anom, 9 Wedana, 23 Penewu, 22 Lurah, 21 Bekel Tuwa, 27 Bekel Anom, dan 15 Jajar. 

Sementara untuk Reh Kaprajan terdiri dari sebanyak 6 Sipat Bupati, 12 Riya Bupati Anom, 36 Wedana, 4 Penewu, 7 Lurah, 20 Bekel Tuwa, dan 9 Bekel Anom.

Penghageng Parentah Hageng, KPH Wironegoro, berpesan agar setiap Abdi Dalem yang telah diangkat atau dinaikkan jabatannya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Ia juga mengingatkan agar setelah diwisuda setiap Abdi Dalem mampu menjaga perilaku dan tidak melanggar aturan negara maupun paugeran (adat) yang ada di Keraton Yogyakarta.

Selain menjadi peristiwa rutin di lingkungan keraton, wisuda ini juga menjadi simbol terus berlangsungnya regenerasi Abdi Dalem di Keraton Kesultanan Yogyakarta. Termasuk tingginya minat masyarakat untuk ikut mengabdi pada keraton sekaligus melestarikan budaya yang ada.

Sejumlah wisudawan pun tampak antusias menjadi Abdi Dalem dengan menyatakan tekadnya untuk tetap menjadi “Penyuluh Budaya” di tengah zaman yang serba modern. 

Mereka juga berjanji untuk tidak tergerus oleh perubahan modernitas zaman, dengan tetap menjadikan jati diri budaya sebagai inspirasi kreatif yang relevan dengan situasi dan kondisi saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *