Gedung Baru, BKD DIY Dorong Peningkatan Kualitas Kinerja ASN

3 Min Read
Man wearing batik shirt speaks at a wooden podium with a national emblem, flanked by flower arrangements at a formal event.
Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemda DIY, Haru Setiawan (Foto: kanal YouTube Humas Jogja)

Mabur.co – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di wilayah Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi DIY baru saja meresmikan gedung baru kantor mereka pada Jumat (7/8/2026), yang berlokasi Jl. Kyai Mojo No. 56, Kapanewon Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Gedung baru ini otomatis menggantikan kantor sebelumnya yang berada di Jl. Jenderal Sudirman No. 5, Kota Yogyakarta.

Ketua BKD DIY, Hary Setiawan, dalam sambutannya di acara peresmian gedung baru ini, menyebut bahwa gedung baru BKD DIY tidak hanya pemindahan lokasi bekerja semata, melainkan juga transformasi peningkatan kualitas kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara) di wilayah Pemda DIY, yang harus mampu meningkatkan kualitasnya, sekaligus pelayanannya kepada rakyat Yogyakarta dan sekitarnya.

Ada pun salah satu aspek yang cukup didorong oleh BKD DIY adalah implementasi sistem meritokrasi dalam pengelolaan karier ASN, yang selama ini masih menjadi tanda tanya besar.

Fenomena ASN Mundur

Terlebih baru-baru ini, sebanyak 2.722 ASN atau ribuan pegawai muda memilih mundur dari jabatan “impian” para orang tua tersebut. Bahkan, angka tersebut didominasi ASN dengan masa kerja di bawah lima tahun, dengan rentang usia 31-40 tahun, alias cukup jauh dari kata pensiun atau kemungkinan burn out.

“Pada tahun 2024, Badan Kepegawaian Daerah mengawal terbitnya persetujuan penerapan manajemen talenta, sebagai bentuk pengakuan atas implementasi sistem merit dalam pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda DIY,” ucap Hary Setiawan, seperti dilansir dari kanal YouTube Humas Jogja, Jumat (7/8/2026).

Menorehkan Prestasi Gemilang

Tidak hanya itu, BKD DIY juga sempat menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi sebagai tools yang mampu memudahkan kinerja ASN sebagai “pelayan rakyat”.

“Transformasi digital yang terus dikembangkan juga melahirkan inovasi ASN memayu, yang berhasil meraih peringkat kedua inovasi digital ASN se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2025. Pencapaian ini adalah wujud komitmen BKD DIY dalam menghadirkan pelayanan kepegawaian yang semakin modern, efektif, dan mudah diakses,” tambah Hary.

Dengan hadirnya gedung baru berkonsep green building (bangunan hijau), maka sudah sepantasnya pegawai BKD DIY akan mampu melakukan seluruh pekerjaannya dengan lebih baik dari sebelumnya. Sekaligus melepas stigma buruk tentang profesi ASN, yang sedang marak dibicarakan akhir-akhir ini. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar