Mabur.co – Ketua dan sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) viral usai diduga menerima uang pasca-pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu.
Hal tersebut langsung memicu kemarahan puluhan mahasiswa lainnya. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, para mahasiswa nampak mengungkapkan kemarahan mereka dengan menggeruduk sejumlah anggota BEM tersebut.
Dalam video itu, keributan nampak sempat terjadi di halaman kampus usai para mahasiswa menuntut Ketua BEM UBK beserta para pengurus BEM lainnya agar mengakui dan meminta maaf atas perbuatan mereka.
Sementara dalam video lain, Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Muhamad Abdi Maludin, tampak dikerubungi dan diteriaki mahasiswa lainnya. Ia nampak dipaksa menyampaikan permintaan maaf di hadapan ratusan mahasiswa lain yang hadir.

Dalam video viral ia mengaku menerima uang sebesar 20 persen dari yang dijanjikan, pasca-melakukan aksi serta pertemuan dengan Wapres di Istana. Uang itu diberikan untuk dibagai-bagikan pada mahasiswa lain, peserta demo, termasuk para ketua dan pengurus BEM lainnya.
“Uang itu dikasih sama pihak kepolisian untuk tidak turun aksi di Istana. Akan tetapi kita tetap turun. Yang kasih Bang Aan dari pihak kepolisian. Tapi kurang tahu nama lengkapnya,” katanya.
Rp2 Juta hingga Rp2,5 Juta
Sementara itu sejumlah pengurus BEM lainnya juga mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta pasca-melakukan aksi dan pertemuan dengan Wapres di Istana. Mereka mengaku menerima uang itu dari Muhamad Abdi Maludin selaku Ketua BEM FH UBK.
“Saya meminta maaf sebesar-besarnya pada teman-teman. Saya menerima uang Rp2 juta dari Abdi,” kata seorang mahasiswa.
Video pengakuan sejumlah ketua dan pengurus BEM UBK itu pun langsung viral di berbagai media sosial. Di Instagram, salah satu video bahkan telah ditonton hingga lebih dari 400 ribu kali hanya dalam beberapa jam setelah diunggah.
Mengetahui kasus ini, sejumlah netizen pun nampak ikut meluapkan kekecewaan dan kemarahan mereka lewat kolom komentar. Tak sedikit netizen mengaku kecewa dengan sikap para mahasiswa UBK yang mau menerima uang suap untuk tidak melakukan aksi demonstrasi.

