Tak Dilayani IGD 8 Jam, Pasien pun Meninggal Dunia

3 Min Read
Obituary post with circular ornate-frame photo of Yurizal Tri Chaerawan on a dark background; birth 29/07/1997, death 31/07/2026.
Ilustrasi. Pasien meninggal. Foto: Ist

Mabur.co – Ramai di media sosial, banyak warganet mempertanyakan sikap para nakes dan sejawat akhir-akhir ini yang dirasa nirempati kepada para pasien khususnya pasien BPJS.

Seorang pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan dikabarkan meninggal setelah diduga terlambat ditangani ketika berobat ke sebuah rumah sakit.

Dirinya menunggu 8 jam untuk bisa mendapatkan ruangan. Namun, sebelum meninggal dunia, Yurizal mendapat banyak komentar nirempati dari dokter dan tenaga kesehatan (nakes) saat menyampaikan keluhannya di media sosial

Kabar meninggalnya Yurizal tersebut diumumkan sepupunya, Hilda Aprianti Perdana, melalui akun media sosial miliknya pada Sabtu (1/8/2026). Dalam kabar duka yang diunggah Hilda, Yurizal disebut meninggal dunia pada 31 Juli lalu.

“Selamat jalan ya, Wi. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah,” tulis Hilda.

Sempat Cerita Layanan Pengalaman Buruk

Kabar duka ini kemudian menjadi perhatian warganet secara luas. Pasalnya, Yurizal sempat menceritakan pengalamannya tak kunjung dapat ruangan untuk berobat di rumah sakit beberapa hari sebelum meninggal.

Bermula dari utas postingan mendiang yang mengeluhkan belum dapat ruangan dan lama menunggu, tidak lama berselang banyak komen datang dari netizen bahkan para nakes.

Ada yang berkomentar positif untuk menunggu karena sedang dipersiapkan dengan baik, ada para nakes yang mengedukasi selayaknya kesiapan Rumah Sakit dalam memberi pelayanan, namun tidak sedikit juga terduga “oknum” nakes maupun “oknum” netizen memberikan komentar yang kurang mengenakkan.

Tidak lama berselang keluarga atau rekan mendiang memberikan update bahwa pembuat utas telah meninggal dunia.

Yang membuat terasa emosional bahkan membuat marah para netizen bahkan sesama nakes adalah menurut pengakuan kerabat mendiang sempat melihat komentar para “oknum” sebelum akhirnya melanjutkan perawatan.

Netizen Geram

Hal tersebutlah yang membuat sebagian para netizen mempertanyakan beginikah sekarang sikap para nakes dan sejawat dalam melayani pasien walaupun hanya dalam bermedia sosial? Apakah salah pasien berkeluh kesah.

Beberapa netizen yang merasa geram mulai melaporkan para “oknum” untuk ditindaklanjuti sebagai laporan resmi.

Hal ini tentu menjadi pelajaran berharga dalam dunia sejawat kita untuk selalu bertutur kata atau bersikap saat tindakan nyata maupun lewat media sosial tetap harus mengedepankan perasaan maupun empati terhadap sesama. Semoga pembelajaran ini menjadi teguran bagi setiap pihak.

Di balik kejadian yang menimpa sebagian oknum terutama nakes, masyarakat tidak usah melupakan masih banyak para nakes lainnya yang tetap melayani pasien dengan sepenuh hati.

Turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Yurizal Tri Chaerawan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kelapangan.

TAGGED:
Share This Article
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar