Messi Dua Kali Gagal Penalti di Piala Dunia 2026, Publik Usulkan Pergantian Eksekutor

4 Min Read
Diving goalkeeper in neon yellow makes a sprawling save near the goal as fans watch from the stands.
Lionel Messi kembali gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 (Foto: Getty Images)

Mabur.co – Dalam lima pertandingan yang dijalani timnas Argentina sampai sejauh ini di Piala Dunia 2026, mereka telah mendapatkan hadiah penalti sebanyak tiga kali, masing-masing saat menghadapi Austria, Yordania, dan juga Mesir.

Adapun dua dari tiga kesempatan penalti tersebut diambil langsung oleh sang kapten, Lionel Messi. Sementara satu penalti lain dieksekusi oleh striker asal Inter Milan, Lautaro Martinez, saat menghadapi Yordania dalam pertandingan terakhir grup J.

Jika satu eksekusi Lautaro sukses menjebol gawang Yordania dan membawa tim Tango menang mudah dengan skor 1-3, maka dua eksekusi penalti dari sang megabintang justru tak pernah berbuah gol bagi skuad asuhan Lionel Scaloni. Dua tendangan titik putih mantan pemain Barcelona itu sukses digagalkan oleh kiper Austria dan juga Mesir.

Meskipun Argentina tetap melaju mulus hingga babak Perempatfinal, bahkan Messi pun masih sempat mencetak gol dalam dua pertandingan tersebut, namun tak bisa dipungkiri, bahwa kegagalan La Pulga (julukan Messi) mengeksekusi penalti dalam dua kesempatan tersebut sempat membuat Argentina ketar-ketir, dan sulit menegembangkan permainan setelah kegagalan tersebut.

Apalagi di babak 16 besar saat menghadapi Mesir, Argentina nyaris saja kalah oleh Mo Salah dan kawan-kawan, lantaran mereka sempat unggul 0-2 hingga menit ke 75. Sebelum akhirnya berhasil dibalas dengan tiga gol yang berhasil disarangkan hanya dalam waktu 15 menit, untuk mengubah skor akhir menjadi 3-2 untuk keunggulan La Albiceleste.

Padahal jika saja penalti Messi saat itu berhasil menjebol gawang Mesir yang dijaga Mostafa Shobeir, mungkin cerita pertandingan itu akan jauh berbeda, dan Argentina bisa lebih mudah memenangkan pertandingan Selasa siang itu (7/7/2026) di Stadion Mercedez-Benz, Atlanta, Amerika Serikat.

Dua kegagalan Messi di titik putih pada perhelatan tahun ini juga membuatnya mencatatkan rekor kurang apik, yakni pemain pertama yang dua kali gagal mengeksekusi penalti dalam satu edisi Piala Dunia.

Selain itu, rasio penalti Messi di putaran final Piala Dunia juga mulai disorot tajam, karena ia hanya sanggup mencetak 4 gol penalti dari total 8 kali percobaan. Sehingga rasio xG atau expected goals (kemungkinan terjadinya gol) hanya sebesar 50%.

Alhasil, Messi pun tidak luput dari hujatan para penggemar sepakbola, meskipun tetap berhasil mencetak gol (dalam situasi yang berbeda) dan membawa negaranya lolos ke babak 8 besar. Bahkan tak sedikit yang mulai menyarankan agar Argentina mengganti eksekutor penalti utamanya, demi kepentingan tim, bukan pencapaian individu seperti top skor dan lain-lain.

Pembelaan Scaloni

Kendati menuai hujatan dari publik akibat selalu gagal mengeksekusi penalti, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tetap membela anak asuhnya tersebut. Dilansir dari laman Talksport, Kamis (9/7/2026), Scaloni tetap memuji determinasi pemain Inter Miami tersebut, serta semangat juang yang ditunjukannya di atas lapangan, sekalipun harus gagal mengeksekusi dua kesempatan di titik putih.

Bahkan Scaloni menyebut bahwa orang-orang hanya berfokus pada kegagalan penaltinya saja, namun melupakan aspek penting lainnya secara menyeluruh.

Apalagi Messi juga tetap berhasil membayar kegagalan dua penaltinya tersebut, dengan mencetak masing-masing satu gol ke gawang Austria dan juga Mesir, sekaligus membawa tim Tango mengalahkan kedua lawannya tersebut.

Karena baginya, pertandingan sepakbola tidak hanya soal penalti, melainkan banyak aspek krusial lainnya, yang juga menentukan performance keseluruhan seorang pemain.

Terlepas dari dua kegagalannya menjadi eksekutor titik putih di Piala Dunia 2026 sejauh ini, Scaloni tetap percaya pada kemampuan Messi dalam aspek yang satu ini. Ia pun tetap mempercayakan kesempatan penalti berikutnya (jika kembali didapatkan) kepada sang megabintang.

Dan tentu saja, ia berharap agar kesempatan berikutnya bisa benar-benar dikonversikan menjadi gol bagi pasukan La Albiceleste. Sehingga gol itu akan memudahkan langkah Argentina untuk memenangkan pertandingan, sekaligus mempertahankan mahkota juara dunia. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar