Robot Cina Kalahkan Rekor Lari 100 Meter Usain Bolt

2 Min Read
Red, HONOR-branded humanoid racing robot lifting one leg at a finish-line banner on a paved road track.
Robot humanoid buatan Cina yang berhasil mengalahkan rekor lari 100 meter Usain Bolt. (Foto: Reuters)

Mabur.co – Rekor lari 100 meter milik legenda atletik Jamaika Usain Bolt berhasil dipecahkan. 

Namun pemecahan rekor itu bukan dilakukan pelari manusia, melainkan oleh robot humanoid buatan perusahaan teknologi Cina, Honor.

Dilansir Reuters, Sabtu (22/8/2026), robot bernama Lightning tersebut mampu menempuh jarak 100 meter dalam waktu 9,32 detik dalam sebuah uji coba di Beijing, Sabtu. 

Catatan itu lebih cepat dari rekor dunia manusia milik Bolt, yakni 9,58 detik yang dicetak pada Kejuaraan Dunia Atletik di Berlin pada 2009.

Lightning bahkan mampu mencapai kecepatan puncak 14,5 meter per detik atau sekitar 52,2 kilometer per jam.

Aksi tersebut berlangsung dalam rangkaian persiapan menuju World Humanoid Robot Games kedua yang digelar di Beijing.

Ikut Lomba Lari

Kemampuan Lightning tidak hanya diuji dalam jarak pendek. Pada April lalu, robot tersebut juga mengikuti lomba lari setengah maraton Beijing sejauh 21 kilometer. Lightning mencatat waktu 50 menit 26 detik.

Catatan tersebut bahkan lebih cepat dibandingkan rekor dunia maraton putra manusia. Namun, perbandingan tersebut perlu dilihat dalam konteks berbeda karena jarak lombanya tidak sama.

Saat mengikuti lomba tersebut, Lightning memiliki tinggi sekitar 169 sentimeter dengan panjang kaki 95 sentimeter.

Menjelang kompetisi robot humanoid di Beijing, tim pengembang melakukan modifikasi dengan memperpanjang kaki Lightning hingga 1,05 meter.

Perubahan tersebut menjadi salah satu bagian dari pengembangan robot untuk meningkatkan kemampuan berlari.

Keberhasilan Lightning menunjukkan semakin pesatnya perkembangan robot humanoid di Cina.

Industri Strategis

Pemerintah dan perusahaan teknologi di negara tersebut menjadikan robot humanoid sebagai salah satu industri strategis. Perkembangan kecerdasan buatan atau AI dan perangkat keras terus didorong agar robot dapat digunakan dalam berbagai bidang.

Penggunaannya tidak hanya diarahkan untuk kompetisi, tetapi juga manufaktur, logistik hingga kebutuhan konsumen.

Dengan kemampuan berlari yang semakin cepat, robot seperti Lightning menunjukkan bahwa teknologi humanoid kini tidak hanya dituntut mampu berjalan dan melakukan pekerjaan sederhana.

Robot juga mulai dikembangkan agar memiliki kemampuan fisik yang semakin kompleks dan mendekati kemampuan manusia.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar