Mabur.co – Sebuah jalur kereta api berusia lebih dari 400 tahun ternyata masih beroperasi sampai dengan saat ini.
Jalur kereta api ini bahkan disebut-sebut sebagai jalur kereta api tertua di dunia.
Yang menarik, jalur kereta api ini bahkan sudah ada sebelum kereta api bertenaga uap pertama kali ditemukan dan dioperasikan pada 1804 oleh insinyur Inggris, Richard Trevithick.
Lalu bagaimana mungkin jalur kereta api ini bisa ada, bahkan sebelum kereta api uap ditemukan?
Dikutip dari Mirror, jalur kereta api ini bernama Jalur Kereta Api Tanfield atau Tanfield Railway. Lokasinya berada di sisi barat Newcastel, Inggris.
Jalur kereta api ini beroperasi di atas rel yang berasal dari tahun 1725 dan 1621. Hal itulah yang menjadikannya sebagai jalur kereta api tertua di dunia.
Awalnya jalur kereta api ini dibangun untuk mengangkut hasil tambang berupa batu bara dari Sungai Tyne untuk dikirim ke London maupun daerah lain.
Pada awal pengoperasiannya, jalur ini biasa dilewati kereta dengan gerbong kayu yang berjalan di atas rel kayu dan ditarik oleh kuda. Maka tak heran, jalur ini sudah ada sebelum kereta api uap pertama kali ditemukan 80 tahun setelahnya.
Uniknya, masih dikutip dari Mirror, jalur kereta Tanfield masih beroperasi hingga saat ini. Di mana setiap hari Minggu, akan ada kereta api uap bersejarah yang beroperasi mengangkut penumpang di jalur ini dengan rute sejauh kurang lebih 5 kilometer.
Adalah sejumlah relawan yang merupakan warga setempat, yang selama ini terus berupaya mempertahankan rute Tanfield agar tetap beroperasi. Yakni sebagai jalur kereta api warisan budaya sekaligus tempat wisata.
Selain merawat jalur kereta tersebut, para relawan juga telah merestorasi lokomotif uap industri sehingga tetap bisa beroperasi di jalur Tanfield ini.
Kereta api wisata dengan tenaga lokomotif uap ini rutin beroperasi melewati jalur Kereta Api Tanfield yang berkelok-kelok melewati Gateshead, County Durham hingga Sunniside, Gateshead.
Meski membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit, hebatnya seluruh kegiatan para relawan ini tidak dinaungi oleh satu perusahaan tertentu, melainkan murni dari dedikasi mereka.
Setidaknya ada 170 sukarelawan yang berkontribusi terhadap operasional jalur Tanfield, dengan tiga orang karyawan tetap.
Orang-orang inilah yang menjaga jalur kereta api tertua di dunia itu tetap lestari sehingga bisa diteruskan ke generasi mendatang.
“Saya sangat bangga dengan kereta api kami. Kami memiliki sekelompok sukarelawan yang luar biasa, setiap orang memiliki keahlian mereka sendiri. Kami memiliki (anggota) sukarelawan berusia 12 hingga 92 tahun. Kereta api tidak akan ada tanpa mereka,” ujar Manajer Umum, David Watchman, sebagaimana dikutip Mirror. ***



