Mabur.co – Desa wisata Mangunan telah berkembang sedemikian rupa dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan sejak 2014 lalu.
Tidak hanya itu, kawasan ini juga pernah dinobatkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai salah satu dari 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia.
Di balik setiap keindahan yang tersimpan di belahan bumi Mangunan tersebut, kawasan ini juga dikenal memiliki delapan pesona wisata yang disebut sebagai “delapan langit Mangunan”, yakni filosofi wisata yang mengintegrasikan keindahan alam, budaya, kuliner, dan kearifan lokal, yang sanggup memukau wisatawan dari berbagai kalangan, baik dari skala regional, nasional, hingga internasional.
Atas dasar itulah, Desa wisata Mangunan juga dijuluki sebagai destinasi “negeri di atas awan”. Karena mampu menawarkan keindahan langit yang sangat Instagrammable (dijadikan bahan konten di media sosial), dan belum tentu dimiliki oleh desa wisata lainnya, termasuk di daerah-daerah lainnya.
Dilansir dari laman Detik Travel, berikut adalah penjelasan dari “delapan langit Mangunan” yang menjadi salah satu daya tarik utama di kawasan wisata Mangunan.
1. Atap Langit
Masyarakat yang rata-rata memiliki lebih dari satu rumah akhirnya mengembangkan potensi tersebut sebagai jaga penginapan atau homestay.
Daya tarik rumah adat tradisional dengan berbahan baku mayoritas kayu dan perpaduan alam pedesaan menjadi tema kampung limasan yang merupakan warisan dari nenek moyang menjadi ciri khas pengembangan homestay atap langit.
2. Rasa Langit
Kegiatan ini menarik wisatawan penikmat kuliner masa lalu dengan olahan tradisional khas Mangunan. Olahan kuliner itu disajikan dengan cerita dari berbagai sudut pandang untuk sekadar melepas kerinduan penikmatnya.
Berbagai macam olahan tersebut diantaranya gudeg maggar, thiwul, kicak, cemplon, sayur bobor, sayur jambu mete, sambel terong, sambel bawang, sambal jenggot, sayur oyok-oyok, bothok, sayur lompong, bledak, mie lethek, gudangan, pecel.
3. Budaya Langit
Penampilan atraksi kebudayaan tidak lagi sebagai atraksi hiburan rakyat akan tetapi sudah menjadi produk industri pariwisata untuk meningkatkan pendapatan bagi para seniman seniman lokal.
Atraksi budaya tersebut antara lain: gejok lesung, wayang pethilan, cokean, karawitan, panemgomo, mocopatan, dan kethoprak.
4. Langit Terjal
Kegiatan ini mengajak traveller memacu adrenalin dengan mengunjungi daerah yang sulit dijangkau seperti lereng bukit, sungai kecil, hutan rakyat, dan tebing-tebing menggunakan akomodasi transportasi seperti sepeda motor trail dan jeep. Pilihan akomodasi tersebut memberi pengalaman yang atraktif serta menantang bagi wisatawan yang ingin mencobanya.
5. Langit ilalang
Komitmen dukungan generasi muda dalam kemajuan desa diwujudkan ke dalam wadah organisasi kecil dengan nama pemuda ilalang. Untuk melengkapi daya tarik desa wisata kaki langit pemuda ilalang membuat aktivitas berupa outbound, jelajah alam, dan beberapa layanan yang bersifat edukasi.
6. Karya Langit
Tak lengkap jika tak membawa oleh-oleh cinderamata sebagai buah tangan saat mengunjungi sebuah tempat wisata. Di Desa Wisata Mangunan, penyediaan oleh-oleh itu diwadahi dalam organisasi kecil karya langit.
Karya langit juga bertugas untuk menyediakan cinderamata sebagai media cerita dalam rangka promosi bagi desa wisata kakilangit.
7. Langit Cerdas
Belajar tatanan kehidupann sosial masyarakat pedesaan dengan berbagai aktivitasnya yang dikemas dalam paket edukasi muleh ndeso bila dikelola dengan baik dan profesional sangat mungkin diminati oleh wisatawan dari kota-kota besar untuk belajar kemandirian hidup.
Bentuk wisata itu menjadikan pengunjung bisa merasakan sensasi kerasnya kehidupan dengan berbagai keterbatasan yang harus dihadapi oleh masyarakat pedesaan. Selain itu, pengunjung juga bisa belajar budaya tradisi yang tumbuh kembang di masyarakat pedesaan.
8. Langit Hijau
Mata pencaharian pertanian merupakan potensi yang bisa diolah untuk mendukung dan melengkapi aktivitas desa wisata dengan berbagai atraksi pertanian, seperti menggarap sawah, membajak, menanam, mencari kayu bakar, memanen, dll.
Kegiatan pertanian juga bisa menciptakan peluang-peluang baru berupa pengembangan destinasi wisata alam seperti hutan rakyat, terasiring, dan berbagai keindahan alam lain serta mengembangkan berbagai jenis tanaman yang menarik bagi wisatawan, antaralain taman bunga, buah-buahan, tanaman obat keluarga.
***
Tak salah memang jika Desa wisata Mangunan dijuluki sebagai destinasi “negeri di atas awan”, lantaran sanggup menciptakan ilusi magis, seolah Anda sedang melayang di atas awan, yang bisa dijadikan latar untuk segala macam konten favorit Anda bersama orang-orang tersayang. (*)

