Mabur.co – Memperingati Hari Film Nasional ke-76, Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) melalui Direktorat Film, Musik, dan Seni mengumumkan ‘Penghargaan Kompetisi Skenario SINEMA 2026’ yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
Mengusung tema “Kisah Kita, Kekuatan Bangsa”, program SINEMA merupakan kompetisi penulisan skenario yang bertujuan untuk mendorong pengembangan karya berbasis sejarah Indonesia, dengan menghadirkan berbagai perspektif kepahlawanan dalam bentuk narasi yang relevan dan kontekstual bagi masyarakat.
Dalam rilis yang diterima mabur.co, Senin (20/4/2026) malam dijelaskan, inilah para pemenang Kompetisi Penulisan Skenario SINEMA 2026.

Untuk kategori film pendek juara 1 diraih oleh Gerbong Maut karya Dhony Fachri Wibawa (DI Yogyakarta);
juara 2 Tuang Yosep; karya Mariemon Simon Setiawan (Nusa Tenggara Timur); dan juara 3 Bayangan Dalam Asa karya Herlambang Irdiansyah.
Sementara pada kategori film panjang juara 1 diraih oleh Kapalselam Kalibayam karya Tito Imanda (Jawa Tengah); juara 2 dimenangkan oleh Pertaruhan Sunyi karya Suharso (Jawa Tengah), serta juara 3 Mardijker:
Panggung Kematian karya Satria Sunanda (Kalimantan Selatan).
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memberikan apresiasi kepada para finalis dan pemenang SINEMA 2026.
“Di tengah derasnya arus konten global, film harus kita tempatkan sebagai infrastruktur budaya yang kokoh. Melalui proses seleksi dan penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi dan akademisi perfilman serta sejarah, kompetisi SINEMA hadir dalam memfasilitasi penulisan naskah yang kuat secara historis, namun tetap luas secara naratif,” ucap Menteri.
Menbud turut berharap anugerah SINEMA 2026 dapat mendorong para pegiat industri film dalam mengembangkan narasi historis serta menjadi ruang kreatif yang melahirkan film sejarah berkualitas sekaligus naskah unggulan sebagai infrastruktur budaya yang kokoh.
“Kita harap ke depannya ada karya-karya dari sineas- sineas lain. Kompetisi ini diharapkan jadi satu stimulus atau trigger, terutama bagi penulis-penulis skenario film pemula. Mudah-mudahan, SINEMA 2026 akan mendapat apresiasi yang lebih banyak lagi, baik di panggung nasional maupun internasional, dan menjadi bagian dari ekonomi budaya bahwa film dan budaya menjadi salah satu bagian yang penting dalam kebudayaan,” tambahnya. ***



