Kurangi Sampah Plastik Saat Iduladha, Gerakan Eco Kurban Digencarkan

2 Min Read
Two men chopping and sorting large chunks of raw meat on a wooden board, surrounded by a heap of red meat under a tarp backdrop.
Kegiatan saat perayaan Iduladha. (Foto: mediacenter.palangkaraya.go.id)

Mabur.co – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sejumlah pemerintah daerah mulai menggencarkan gerakan Eco Kurban sebagai upaya mendorong pelaksanaan ibadah kurban yang ramah lingkungan. 

Program ini difokuskan pada upaya pengurangan sampah plastik, pengelolaan limbah pemotongan hewan, hingga penggunaan wadah tradisional untuk distribusi daging kurban.

Dikutip Metrotvnews, Senin (25/5/2026), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI mengimbau masyarakat dan panitia kurban menerapkan konsep Eco Qurban di seluruh lokasi pemotongan hewan. 

Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi lonjakan sampah maupun pencemaran lingkungan selama momen Iduladha.

Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan volume hewan kurban tahun ini diperkirakan cukup tinggi sehingga diperlukan pengelolaan limbah yang lebih baik. Selain sampah plastik, limbah organik seperti darah dan sisa jeroan juga menjadi perhatian utama pemerintah.

Menurutnya, darah hewan kurban tidak boleh dibuang langsung ke saluran air karena berpotensi mencemari lingkungan. Panitia kurban juga diminta menampung limbah cair terlebih dahulu dan mengelolanya sesuai prosedur kebersihan.

Tak hanya itu Pemprov DKI juga mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam pembagian daging kurban. 

Sebagai alternatif, warga dianjurkan memakai wadah ramah lingkungan seperti besek bambu, daun pisang, maupun daun jati yang lebih mudah terurai.

Gunakan Kamboti

Gerakan serupa juga mulai diterapkan di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dikutip Antara, Senin (25/5/2026), Pemerintah Kota Palu menjalankan program Eco Kurban dengan mengajak masyarakat menggunakan kamboti atau wadah tradisional berbahan anyaman daun pilar, untuk membagikan daging kurban.

Selain membantu mengurangi sampah plastik, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi para perajin lokal. 

Pemerintah berharap gerakan Eco Kurban tidak hanya menjadi kampanye sesaat, tetapi sekaligus juga mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan penerapan konsep Eco Kurban ini pelaksanaan ibadah kurban diharapkan tetap berjalan khidmat namun tetap berkontribusi terhadap pengurangan sampah dan pelestarian lingkungan.

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment