Pemadaman Listrik di Jawa: Permasalahan PLN Cukup Banyak

3 Min Read
Two utility workers in blue uniforms and helmets repair electrical wires atop a tall utility pole, with a bucket truck nearby.
Seorang pekerja PLN sedang melakukan pemeliharaan listrik. (Foto: Istimewa)

Mabur.co- Gelombang pemadaman listrik bergilir yang melanda di Kabupaten Bantul, Kamis (11/6/2026) malam yang berdurasi rata-rata 3 hingga 4 jam dinilai sangat merugikan karena melumpuhkan aktivitas domestik warga serta memukul urat nadi perekonomian para pelaku usaha mikro.

General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, menyebut pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa dalam beberapa waktu terakhir bukan permasalahan menipisnya pasokan batu bara saja, namun karena permasalahan yang dihadapi PLN cukup banyak.

“Tidak hanya masalah batu bara, juga masalah kesiapan atau pun gangguan teknis kebangkitan sehingga menjadi seperti berlipat. Ada kekurangan pasokan gas, kekurangan pasokan batu bara. Kemudian ditambah beberapa hal, termasuk kondisi pembangkit yang sedang ada pemeliharaan. Ada pekerjaan yang harus dilakukan sehingga terjadilah sekarang defisit neraca daya,” ujarnya usai menghadiri Dialog Indonesia Punya Kamu di Joglo GIK UGM, Jumat (12/6/2026).

Smiling man in a patterned batik shirt stands in front of a dark blue banner with large white text.
General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mochamad Soleh mengatakan, permasalahan pemadaman memang terkait juga dengan permasalahan-permasalahan kompleks yang dihadapi oleh pembangkit, biaya pemeliharaan, dan perbaikan lingkungan (BPPL).

Koordinasi Intensif

“Rencana untuk memperbaiki, tentu saja kita memastikan koordinasi secara intens dengan pasukan batubara itu berjalan. Batu sebagai bahan bakarnya lancar, kemudian juga pembangkit yang memang mengalami gangguan bisa kita selesaikan.

Juga ada masalah teknis di peralatan. Itu kita pastikan bisa selesai tepat waktu. Memang kita usahakan untuk dipercepat penyelesaian pekerjaannya. Karena untuk mencegah tadi, defisit neraca daya yang terjadi di sistem,” katanya.

Listrik Padam Saat Olimpiade Sains Nasional

Mochamad Soleh menuturkan, terkait kasus viral Nadia Putri Muda Paramita, salah seorang siswi asal SDN Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Viral seusai terlihat menangis setelah gagal menuntaskan Olimpiade Sains Nasional (OSN) saat mewakili sekolahnya karena listrik padam selama beberapa jam, maka dari pihak PLN tentu bersimpati buat Nadia Putri Muda Paramita.

“Kami berusaha cukup keras untuk memastikan penyediaan listrik yang andal dan tersedia cukup untuk seluruh masyarakat. Ini sedang kondisi yang memang tidak bisa kami hindari. Memang terpaksa harus terjadi dan kita alami bersama. Semoga nanti buat Nadia Putri Muda Paramita dapat solusi yang lebih baik atau dapat peluang yang lain dari kejadian ini,” katanya. ***

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment