Hidupkan Kembali Lagu Anak, Kemenbud Gelar Ajang KILA 2026

4 Min Read
Six children perform on a colorful stage, arms around each other, singing and dancing together.
Suasana pembukaan ajang kompetisi Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2026. (Foto: Kemenbud)

Mabur.co – Di tengah minimnya produksi lagu anak dan semakin dominannya lagu-lagu dewasa yang dikonsumsi anak-anak, Kementerian Kebudayaan RI kembali menghadirkan program Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2026. 

Program kompetisi cipta lagu anak yang telah berlangsung sejak 2020 ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem lagu anak sekaligus melahirkan generasi baru pencipta dan penyanyi lagu anak Indonesia.

Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya, KILA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menghidupkan kembali lagu anak sebagai media pendidikan, hiburan, serta pembentukan karakter generasi muda.

Peluncuran KILA 2026 dilakukan secara daring melalui platform digital dan media sosial Kementerian Kebudayaan pada Senin (22/6/2026). Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengatakan keberadaan lagu anak memiliki peran penting dalam membangun karakter dan rasa cinta tanah air sejak dini.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berani berkarya, berani bernyanyi, dan berani menunjukkan bakat terbaik melalui KILA 2026. Mari bersama-sama menghadirkan lagu anak Indonesia untuk masa depan bangsa,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya.

Menurutnya, KILA menjadi ruang kreatif yang penting untuk mendorong lahirnya lebih banyak lagu anak berkualitas yang mampu menjadi sarana penanaman nilai, pembentukan karakter, penguatan rasa percaya diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan bangsa.

Fenomena semakin langkanya lagu anak dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu persoalan yang ingin dijawab melalui program tersebut. Padahal, lagu yang sesuai dengan usia anak dinilai sangat penting bagi tumbuh kembang mereka.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menilai KILA merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem seni budaya yang berkelanjutan.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan lagu anak Indonesia terus diproduksi, disebarluaskan, dan diapresiasi oleh masyarakat. Melalui lagu anak, kita tidak hanya menciptakan karya seni, tetapi juga menanamkan nilai budaya, karakter, dan rasa cinta terhadap Indonesia,” ungkapnya.

Lagu Sesuai Tumbuh Kembang Anak

Hal senada juga disampaikan Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti. Menurutnya, anak-anak Indonesia membutuhkan lebih banyak lagu yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang mereka.

“Program KILA merupakan salah satu upaya untuk menjawab masih terbatasnya produksi dan apresiasi terhadap lagu anak Indonesia. Padahal, anak-anak membutuhkan lagu yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya. Kami mengajak seluruh anak Indonesia untuk berpartisipasi dalam KILA 2026 dan bersama-sama menghadirkan lebih banyak lagu anak yang berkualitas,” jelasnya.

Pada tahun ini, KILA kembali membuka dua kategori utama, yakni Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Menyanyi Lagu Anak. Pendaftaran dibuka mulai 22 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan terbuka bagi peserta dari seluruh Indonesia.

Setelah tahapan pendaftaran, peserta akan mengikuti proses kurasi dan audisi sebelum memasuki Grand Final dan Pentas KILA 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 September mendatang.

Selain kompetisi, KILA 2026 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti produksi video klip lagu anak, penampilan Duta KILA dalam sejumlah kegiatan nasional, hingga kampanye digital yang bertujuan memperluas jangkauan lagu anak kepada masyarakat.

Melalui program ini, Kementerian Kebudayaan berharap semakin banyak karya lagu anak yang lahir dan dicintai generasi muda. Sebab di tengah arus budaya populer yang semakin kuat, lagu anak bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya Indonesia serta mewariskan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi mendatang.

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment